Kanit Reskrim Polsek Pontianak Timur IPTU Sarjono Amankan Satu Orang Laki-laki Bawa Sajam

POSTKOTAPONTIANAK.COM

(PONTIANAK) – Kanit Reskrim Polsek Pontianak Timur telah mengamankan 1 (satu) orang yang diduga melakukan Tindak Pidana membawa, memiliki, menguasai senjata tajam Tanpa Ijin sebagaimana dimaksud dalam pasal 2 Undang-undang RI No. 12 Tahun 1951, Selasa ( 15/10/2019 ).

KaPolsek Pontianak timur Kompol Sunaryo melalui Kasi Humas IPDA Iskak Pujianto mengatakan tersangka seorang laki-laki LM alias Man (40) yang beralamat Jalan Tanjung Raya I Gg. Kelontan No. 16 Rt/Rw. / Kel. Dalam Bugis Kec. Pontianak Timur, Karena tersangka LM alias Man membawa sajam langsung diamankan. Hal tersebut berdasarkan informasi dari warga.

Adapun kronologis kejadian ungkap Kasi Humas Polsek Timur Pada Hari Selasa Tanggal 15 Oktober 2019 Sekira Pukul 20. 40 Wib pelapor mendapat pengaduan dari masyarakat bahwa ada seseorang yang membawa senjata tajam.

Kemudian pelapor bersama Rekannya mendatangi tkp tersebut dan pada saat itu pelapor bersama rekannya melihat pelaku berada didepan Gg. Stabil dan sudah dalam keadaan membawa senjata tajam berupa pedang di tangan sebelah kiri.

Pelapor mengamankan sajam yang di bawa LM alias Man (pelaku) dan melakukan penggeledahan di badan pelaku dan ternyata di balik bajunya terdapat 1 bilah pisau yang diselipkan di pinggang sebelah kanan pelaku.

Selanjutnya atas laporan pengaduan dari masyarakat tersebut anggota Unit Reskrim di pimpin kanit Reskrim Iptu Sarjono melakukan pengejaran tehadap pelaku.

Pada saat itu anggota Unit Reskrim melihat pelaku berada di jalan tritura depan Gg. Stabil dengan menggunakan sepeda motor dan membawa senjata tajam berupa pedang di tangan sebelah kiri.

LM alias Man (Pelaku) langsung diamankan dan merampas atau merebut sajam dari tangan pelaku yang di bawa dan melakukan penggeledahan di badan pelaku serta menemukan 1 bilah pisau yang diselipkan di pinggang sebelah kanan pelaku untuk saat ini pelaku beserta barang bukti telah diamankan di kantor polisi Polsek Pontianak Timur guna untuk proses penyidikan lebih lanjut, pungkas IPDA Iskak Pujianto./DIN-PKP.


Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *