Kandidat Cakada Mundur, Denda 10 Milyar

Mekanisme pemilu : KPU Sekadau memberikan penjelasan tentang mekanisme pemilukada 2015 kepada perwakilan tim kandidat dan parpol peserta pemilukada.

Sosialisasi PemilukadaPOSTKOTAPONTIANAK.COM ! SEKADAU-Tahapan Pemilukada mulai berjalan. Penyelenggara pemilu pun mulai sibuk. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sekadau sebagai komandan penyelenggaraan pemilukada di Sekadau melakukan sosialisasi Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) nomor 9 tahun 2015.

Sosialisasi yang digelar tanggal 4 juni itu dilengkapi kehadiran partai-partai politik peserta pemilu. Dalam sosialisasi itu juga hadir perwakilan tim kandidat perseorangan.

PKPU nomor 9 Tahun 2015 sendiri mengatur tentang pencalonan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati dan Wali Kota dan Wakil Walikota.

Ketua KPU Sekadau Gusti Mahmud Buang menyampaikan, calon dari jalur perseorangan dipersilahkan menyerahkan berkas mulai tanggal 11-15 juni 2015. Kandidat yang ingin maju lewat jalur independen diharuskan memperoleh dukungan dari 10 persen penduduk Kabupaten Sekadau. Jumlah penduduk Kabupaten sekadau sendiri mencapai angka 200 ribu jiwa lebih. Sejauh ini, nama kandidat yang santer disebut-sebut maju lewat jaur independen adalah Hermanto.

“Minimal syarat dukungan untuk calon perseorangan berjumlah 20.587 penduduk, nanti diserahkan ke KPU tanggal 11 sampai 15 Juni. Sedangkan berkas dukungan kandidat lewat jalut parpol diserahkan tanggal 26 sampai dengan 28 Juli 2015,” terang Mahmud.

Dalam agenda itu juga dipaparkan berbagai macam metode dan mekanisme pemilukada seperti tata cara pengisian blanko aplikasi pencalonan, mekanisme pancalonan, hingga pelaporan harta kekayaan kandidat.

“Supaya kandidat mengetahui proses pemilukada secara jelas,” tutur Mahmud.

Sementara, komisioner KPU Sekadau, Tohidin menambahkan, kandidat yang sudah menyerahkan berkas pencalonan ke KPU tidak diperbolehkan mengundurkan diri. Bagi kandidat yang mengundurkan diri,  akan ada sanksi yang menanti. Sanksi tersebut berupa denda dengan jumlah tak sedikit.

“Jika kandidat mengundurkan diri maka akan didenda sebesar 10 milyar rupiah dalam PKPU nomor 9 tahun 2015,” kata Tohidin./mus

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *