Kadin Depok Dinilai Cengeng Tak Miliki Konsep Pengembangan Organisasi

Ketua I Gabpeksi  Depok, H Novli Adri Siregar (Ist)
Ketua I Gabpeksi Depok, H Novli Adri Siregar (Ist)

POSTKOTAPONTIANAK.COM ! DEPOKKetua I Gabpeksi (Gabungan Perusahaan Kontruksi Indonesia) Kota Depok, H Novli Adri Siregar mengungkapkan, bahwa beberapa dekade diperhatikan geliat Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Depok, sangat tidak terasa bagi pelaku usaha di Kota Depok, khususnya bagi pelaku jasa kontruksi. Sebab sejak tahun 2003 menjadi pelaku usaha jasa kontruksi, tidak pernah terasa adanya suatu gerakan Kadin Depok maupun kepada pihak bank Daerah.

“Jadi benar semenjak tahun 2003 menjadi pelaku usaha jasa kontruksi, tidak pernah terasa adanya suatu gerakan Kadin. Artinya kita harus berpikir bersih untuk kemajuan pengusaha lokal dan tampil yang baru untuk berguru kepada yang lama,” ungkapnya kepada wartawan Sabtu (6/6/2015), di sekretariatnya.

Karena tidak lama lagi jabatan Kadin Depok akan berakhir, ujarnya. Maka Novli mengajak para pelaku usaha yang berada di Kota Depok, dan yang memiliki SIUP (Surat Ijin Usaha Perdagangan) yang diterbitkan oleh Pemda Depok. Kendati  SIUP nya sudah tidak lagi pernah memperpanjang KTA Kadin Depok karena mungkin merasa tidak ada perlunya. Maka saat inilah kita bersama untuk peduli terhadap keberadaan Kadin Kota Depok.

“Maka dari itu mari kita berikan suara kita kepada calon yang peduli kepada pelaku usaha di Kota Depok, yang dapat bersinergi dengan Pemerintah Daerah dan Bank Daerah,” cetusnya.

Novli menambahkan, belum lama ini Kota Depok kehilangan Tim Sepak bola kebanggaannya, memang disadari bahwa APBD tidak lagi diperolehkan untuk membiayai Tim ini, namun kalau Kadin Kota Depok mau mengertisolusi ini, mungkin masyarakat Depok tidak akan kehilangan Tim Sepak bola kesanyangannya.

“Maka dari itu, mengisyaratkan perlu diganti segera ketua dan pengurus dengan orang yang peduli wadah Kadin. Semoga kedepan Ketua Kadin Kota Depok yang terpilih bukanlah yang memberi nikmat sesaat, ini semua dapat tercapai atas kedewasaan kita semua,” imbuhnya.

Sementara ditempat terpisah, Ketua Fraksi Partai Demokrat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Depok, Eddi Sitorus menilai, bahwa Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Depok dinilai cengeng dan tidak memiliki konsep pengembangan organisasi.

“Kadin cengeng! Padahal potensi Kadin sebagai wadah pelaku usaha, yang merupakan modal pengembangan ekonomi dan lainnya,” ujarnya

Menurutnya, bahwa Kadin yang diketuai Wing Iskandar itu tidak mampu menggali potensi yang ada melainkan malah terkesan mengecilkan keorganisasian.

“ Artinya, seperti mengembangkan keanggotaan menjadi potensi dasar melalui iuran, atau bekerjasama dengan perbankan untuk menjadi fasilitator para anggota, sampai membuka peluang usaha dengan swalayan yang tersebar di wilayah kerjanya,” tutur Eddi.
Eddi menambahkan, bahwa geliat Kadin yang mati suri diibaratkan semut mati di antara timbunan gula. “Sepertinya ketiadaan geliat itulah penyebab banyak anggota Kadin yang tidak memperpanjang KTA-nya,” pungkasnya.(Faldi/Sudrajat)


Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *