Kabid Humas Polda Jabar : Polsek Ciwidey Polresta Bandung Temukan Mayat Laki- Laki Dengan Posisi Tengkurap

Bandung – postkotapontianak.com

Warga Kp. Nangkerok Rt 004/001 Desa Panyocokan Kecamatan Ciwidey Kabupaten Bandung, mendadak gempar. Pasalnya, telah ditemukan mayat di dalam rumah, dimana jasad mayat tersebut berjenis kelamin laki laki dalam keadaan posisi mayat tengkurap dan seluruh tubuhnya sudah berwarna hitam/mengeluarkan aroma bau tak sedap, Minggu (16/02).

Diinformasikan oleh Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Drs. S. Erlangga, diketahui jasad tersebut adalah Mamad als Engkong bin Sahri (50) warga Kp. Nangkerok Rt 004/001 Desa Panyocokan Kec. Ciwidey Kab. Bandung, yang kali pertama ditemukan oleh Yunus Mardiansyah (30). Korban berprofesi sebagai buruh bangunan dan kesehariannya korban tinggal dirumah tersebut, yang merupakan milik keponakan korban.

Saat sebelum diketemukannya jasad korban, kondisi rumah dalam keadaan gelap gulita, setelah saksi masuk kedalam rumah sembari menyalakan lampu, kemudian Yunus (saksi) kaget karena melihat ada jasad ditengah – tengah rumah sudah dalam keadaan posisi badan mayat tengkurap dan seluruh jasad korban berwarna hitam serta mengeluarkan aroma bau tak sedap.

Kemudian saksi memberitahukan berita miris yang menimpa pamannya itu dalam keadaan sudah meninggal dunia kepada Ketua Rw Nangkerok, selanjutnya saksi beserta Ketua Rw berikut masyarakat Nangkerok Panyocokan mengecek kembali kerumah diketemukannya jasad, kemudian Ketua Rw Sdr. Jaja Rasja Miharja (53) melaporkan penemuan mayat tersebut ke pihak Kepolisian Sektor Ciwidey Polresta Bandung.

Setelah mendapat laporan dari warga terkait penemuan mayat dalam rumah, anggota piket langsung bergegas menanggapi laporan dari warga dengan mendatangi ke tempat kejadian perkara (TKP) yang berada di daerah nangkerok Desa panyocokan, setelah berada di TKP, Kanit Reskrim Polsek Ciwidey IPDA Gagan Sugandi berkoordinasi dengan Tim Inafis Polresta Bandung untuk dilakukan identifikasi terhadap mayat.

Menurut Kabid Humas Polda Jabar dari hasil olah tempat kejadian perkara dan pemeriksaan tim Inafis Polresta Bandung tidak di temukan tanda-tanda kekerasan/penganiayaan pada tubuh korban dan tidak ada hal yang mencurigakan disekitar TKP yang mengarah ke suatu tindak pidana, bahkan barang – barang milik korban pun tidak ada yang hilang di TKP.

Berdasarkan keterangan dari beberapa keluarga korban, diketahui bahwa korban diduga mempunyai riwayat penyakit magh/lambung, tutur Kabid Humas Polda Jabar.

Terakhir, Kapolsek Ciwidey menjelaskan bahwa pihak keluarga korban menerima atas kematian korban yang merupakan takdir dari Allah SWT dan membuat pernyataan Penolakan Autopsi terhadap jenazah korban.(Aura)


Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *