Jelang Cap Go Meh, Panitia Lakukan Persiapan

( Sugioto alis Rico./ hen )

PONTIANAK – Ketua Panitia Imlek dan Cap Go Meh lakukan persiapan menjelang Perayaan Cap Go Meh, jatuh pada hari Jumat 3 Maret 2018.  kini sudah di persiapkan oleh ketua panitia pelaksana perayaan imlek dan cap go meh,

Sugioto  saat di temui awak media di Yayasan Bhakti Suci yang terletak di jalan Gajahmada Pontianak mengatakan  bentuk kegiatannya ada namanya kuliner.  Kalau yang kegiatan kuliner kita pusat kan di jalan Diponegoro. Sedangkan untuk naga dan barongsai kita pusatkan di jalan Gajah Mada dan Tanjungpura dan acaranya untuk siang hari mulai dari jam 01.30 setelah shalat jumat sampai sore sebelum maghrib kita sudah selesai, Jumat (23/02/2018).

Lalu malamnya lanjut dengan Barongsai, terus ada budaya Tionghoa juga yang ada lampunya atau biasa di lebih dikenal tuh apa Naga  Bersinar.  Nantinya juga ada acara Barongsai Kecap 2018 yang diadakan oleh Bank Mandiri yang bekerjasama dengan pihak Yayasan, ujar Sugioto yang sering disapa dengan panggilan Rico.

Menurut Rico, perbedaannya sih gak terlalu jauh dari tahun lalu sampai tahun ini.  Kita akan lakukan maksimal mungkin, barongsai yang ikut  lebih banyak dari pemadam kebakaran. Kalau dari Yayasan sendiri gak terlalu banyak, sementara  dari pemadam kebakaran lebih banyak dari total semuanya.  Nanti yang akan disuguhkan pada masyarakat kota Pontianak, sekitar 28 ekor naga dan baronsai sekitar 50 ekor, ada burung phoenix, kupu-kupu, ikan mas, ikan arwana serta yang lain-lainnya, ucapnya.

Karena merupakan event daerah, yang diundang hanya pihak Muspida. Jadi untuk pusat tidak. Sebenarnya kota Singkawang itu sudah masuk event nasional dan masuk kalender nasional. Untuk  kota Pontianak kita ini belum masuk ke event nasional karena untuk sampai ke sanakan kapasitas kita tidak ada, yang punya kapasitas untuk mengajukan acara ini sampai ke event nasional kan itu dari Pemerintah kota, terang Rico.

Lanjut Rico, sebagai masyarakat dan pihak Yayasan ini hanya mendukung aja, Program apa yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah. “ Saya kemarin  kebetulan ada cara dan ada ketemu dengan Pj Gubenur Kalbar  Bapak Dodi, dan saya juga sudah sampaikan ke beliau bahwa di kota Singkawang ada namanya event nasional kalender wisata nasional yang sudah dia gendakan setiap tahunnya.  Sedangkan untuk kota Pontianak, tidak pernah  diangkat sebagai event daerah, kemarin mau menyampaikan ke saya bahwa beliau akan mencoba berusaha sampaikan ke Dinas Pariwisata kota Pontianak serta ke Kementerian Pariwisata Pusat, jelas Sugioto./Hen/Puta.

Publish : abe PKP / Postkotapontianak


Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *