Isi Hati Pahlawan Kemanusiaan di Era Masker

Dokter Andani : Jangan Cari Untung dari COVID-19

” Dokter andani : Anggaplah Yang Menunggu Hasil Test COVID-19 itu Keluarga Kita “

Dokter Andani Eka Putra mengatakan “Boleh ditanyakan ke istri saya, sejak saya praktek dokter dari tahun 1997 sampai sekarang, saya tidak pernah minta uang ke pasien. Saya tidak membuka praktek kedokteran yang komersil, apalagi saat COVID-19, jangan sampai kita mencari untung dari COVID-19.”

Kisah itu disampaikan dokter Andani dalam webinar influencer series dengan tema; Isi Hati Pahlawan Kemanusiaan di Era Masker, yang diadakan Global Influencer School pada Senin 13 September 2020 pukul 19.00 – 21.15 WIB.

BACA JUGA 

Majukan Kalbar, Pangdam XII/Tpr Terima Pengurus Puskhat

Komitmen Bersama Pentaatan Protokol Kesehatan Covid-19 Dalam Pilkada 2020 di Kalbar

Tim Pemburu Preman Polres Metro Jakarta Barat Tangkap 8 Pemuda Pelaku Tawuran

 Ketua Harian Kompolnas, Pernyataan Wakapolri Soal Penggunaan Preman Dipelintir

Petugas Piket dan Tahanan Polsek Pontianak Timur Diperiksa Suhu Tubuhnya Oleh Kapolsek

Kegiatan ini diikuti oleh 643 orang dari berbagai daerah di Indonesia lewat aplikasi dan siaran langsung di berbagai platform media sosial. Narasumber lainnya adalah Nurhayati Subakat, pengusaha kosmetik yang menyumbang 40 Milliar di awal COVID-19 di Indonesia, Hariqo Wibawa Satria, CEO Global Influencer School, dan dimoderatori oleh artis Oki Setiana Dewi.

Seperti diketahui, dokter Andani adalah Kepala Lab Diagnostik dan Riset Penyakit Infeksi Fakultas Kedokteran Universitas Andalas, Sumatera Barat, ia mengeluarkan 850 juta dari kantong pribadinya untuk membangun lab spesimen COVID-19.

Dokter Andani juga orang yang menemukan metode pool test, kemudian bersama timnya yang didukung Pemprov Sumbar, dokter Andani memberikan layanan test swab gratis untuk masyarakat.

“Saya selalu menyampaikan ke tim saya, selalu bayangkan kalau yang menunggu hasil test COVID-19 itu adalah keluarga kita, mereka ingin hasilnya cepat keluar, anggap mereka keluarga kita, maka kita harus bekerja keras, siang dan malam agar hasil test segera keluar, itu prinsip kerja tim ini”, jelas Dokter Andani.

Sementara itu narasumber lainnya, Nurhayati Subakat mengatakan, saya sudah 70 tahun, tapi saya selalu ingat pesan kedua orangtua saya untuk selalu peduli dengan sesama manusia.

“Waktu kecil, almarhum ayah dan Ibu saya selalu bercerita tentang Profesor. Dr. Zakiah Daradjat, agar anak-anaknya semangat menuntut ilmu, karena dengan ilmu kita bisa memberikan banyak manfaat untuk orang lain. Alhamdulillah saya bisa diterima di ITB Bandung ” cerita Nurhayati Subakat yang memulai usahanya dengan dua karyawan hingga sampai 11.000 orang seperti saat ini.

Menanggapi kedua pembicara, narasumber selanjut Hariqo Wibawa Satria, CEO Global Influencer mengatakan bahwa Dokter Andani Eka Putra dan Ibu Nurhayati Subakat mungkin punya kekurangan di mata anak sekarang, yaitu tidak aktif bahkan tidak punya akun media sosial apalagi follower yang besar.

DIJUAL RUMAH : LOKASI SUNGAI RAYA DALAM KOTA MADYA PONTIANAK

PONDOK GRAVITASI MENGUCAPKAN DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE-75 TAHUN 2020

“Ada yang menggangap, influencer itu adalah orang yang punya banyak like dan pengikut di media sosial, namun kita melihat fakta banyak sekali orang yang tidak punya media sosial namun berbuat nyata di lapangan, mereka juga influencer dan sangat berpengaruh, contohnya Dokter Andani Eka Putra dan Ibu Nurhayati Subakat. Jadi setiap orang adalah influencer, punya atau tidak punya di media sosial”. jelas Hariqo.

Hariqo menambahkan, sekarang perlu semangat baru dalam melawan COVID-19, tidak perlu lagi mengumpulkan para influencer, namun yang diperlukan adalah menyakinkan setiap anak Indonesia bahwa mereka adalah influencer, polanya harus diubah dari membuat konten 3M untuk masyarakat menjadi membuat konten bersama masyarakat.

Webinar ini juga dihadiri oleh founder Global Influencer Shool, King Bagus, praktisi pemasaran Ichwan, para pengurus organisasi mahasiswa, yayasan dan berbagai lembaga pendidikan.

*Video webinar ini dapat dilihat di sini*: https://www.youtube.com/watch?v=uKJiTuAwK6k

Publish : PostKotaPontianak.com / Udin Subari.


Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *