Irdam Dampingi Danlanud Serahkan Piala Danlanud Cup

KUBU RAYA ! POSTKOTAPONTIANAK.COM-Inspektur Kodam (Irdam) XII/Tanjungpura Kolonel Inf Didied

Foto : doc. Pendam XII/Tpr
Foto : doc. Pendam XII/Tpr

Pramudito, S.E, mendampingi Danlanud Supadio Marsekal Pertama TNI Tatang Harlyansyah menyerahkan Piala Danlanud Cup 2015 kepada para pemenang lomba Burung Berkicau, di lapangan Sepak Bola Lanud Supadio, Minggu (22/11).

Kehadiran Irdam XII Tanjungpura Kolonel Inf Didied Pramudito ini sebagai undangan dalam ajang Lomba Burung Berkicau Piala Danlanud Cup 2015.

Kelima pemenang untuk kategori Cucak Rawa diraih Fatir dengan nama burung Setan Rawa kemudian Juara 2 diraih Firdaus, dengan nama burung Andromeda, juara 3 diraih Ahian, dengan nama burung Raja Rimba, kemudian juara 4 diraih Ahian dengan nama burung Ninja, dan juara 5 diraih oleh Sony dengan nama burung HJ.

Foto : doc. Pendam XII/Tpr
Foto : doc. Pendam XII/Tpr

Dalam Lomba Burung Berkicau ini, Panitia memperlombakan 22 kelas burung dengan 4 kategori burung, dan ke 22 jenis burung yang diperlombakan, diantaranya, Kelas Cucak Rawan, Kacer A, Anis Merah, Murai Borneo A, Cucak Hijau A, Lovebird A, Cucak Jenggot, Kenari A, Serindit A, Kacer B, Murai Borneo B, Cucak Hijau B, Lovebird B, Kenari B, Serindit B, Pleci, Pentet, Kacer C Murai Open, Cucak Hijau C, Lovebird C, dan Kelas Campuran Bebas Kecil.

Menurut Danlanud Supadio Marsma TNI Tatang Harlyansyah, perlombaan burung berkicau yang digelar oleh Lanud Supadio merupakan wujud terjalinnya persatuan dan kesatuan serta tali silaturahmi dengan masyarakat di Kalbar umumnya dan mengakomodir para pecinta burung pada khususnya.

”Kegiatan ini bersinergi dan menyatu dengan masyarakat serta dilakukan secara terencana, terpadu dan berkesinambungan untuk menciptakan kemanunggalan antara TNI dan masyarakat,” kata Marsma TNI Tatang Harlyansyah.

”Kemenangan bukanlah suatu akhir dari prestasi tapi merupakan awal untuk terus menciptakan prestasi yang lainnya.Pemenang jangan hanya berpuas diri  tapi harus menjadikan kemenangan sebagai  motivasi untuk terus berlatih.  Sedangkan bagi tim yang kalah, jangan berkecil hati dan patah semangat. Kalian telah bertanding dengan baik dan maksimal. Jadikan kekalahan ini sebagai motivasi untuk lebih baik di masa mendatang,” ingatnya.

Dikatakannya, saat ini kegemaran memelihara burung berkicau bukan hanya sekedar hobi  saja dan juga bukan sekedar memenuhi kesenangan dengan suara indah kicauannya saja, akan tetapi saat ini telah menjadi sebuah trend yang telah banyak diminati disegala lapisan masyarakat.

”Kalau kita cermati, banyak manfaat dari kicauan burung.  Antara lain sebagai media penyaluran hobi, memanfaatkan waktu luang dengan aktivitas positif, memperbanyak kolega, menjalin silaturahmi antar-kicaumania seperti sekarang ini dan menambah pendapatan bila meraih kemenangan,” ujarnya. / *


Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *