Himpitan Ekonomi, Sumbang Jumlah Orgil

POSTKOTAPONTIANAK.COM ! PONTIANAK–Menjamurnya jumlah orang gila yang berkeliaran di wilayah Kota Pontianak, dimana tidak sedikit dari orang gila tersebut berkeliaran dengan tanpa menggunakan sehelai benangpun di tubuh mereka, belum lagi ada dari orang gila yang berkeliaran dengan membawa senjata tajam.

Teks foto : Salah Seorang, Orang Gila Yang sering Berkeliaran Diwilayah Kota Pontianak Dengan Aktifitas Selalu Mengisap Lem./dev
Teks foto : Salah Seorang, Orang Gila Yang sering Berkeliaran Diwilayah Kota Pontianak Dengan Aktifitas Selalu Mengisap Lem./dev

Jadi suatu hal yang wajar kalau sebagian warga merasa takut dan resah akan keberadaan orang gila yang kini kian menjamur di wilayah Kota Pontianak.

Seperti yang diutarakan Bachtiar (62), Warga Jalan Komyos Sudarso Pontianak Barat, menurutnya orang gila yang berkeliaran di wilayahKota Pontianak kian hari kian bertambah, dengan beragam penyakit kejiwaan yang mereka derita.

“Saya rasa jumlah orang gila di kota ini bukan semakin hari semakin menurun, justru semakin hari semakin bertambah. Namun yang jadi pertanyaan saya, kenapa dalam hal ini pemerintah hanya diam dan tidak ada sama sekali mengambil tindakan, dimana kalau kita ketahui keberadaan orang gila ini sangat sekali membahayakan serta meresahkan warga, “ ucapnya.

Bachtiar mengatakan factor ekonomi merupakan salah satu pemicu terjadinya gesekan dalam kejiwaan, jadi tidak heran dijaman seperti saat sekarang ini, banyak orang yang gila dan tak heran pula kalau jumlah orang gila di Kota Pontianak kian hari kian bertambah.

“Jadi himpitan ekonomilah yang lebih besar menjadi penyebab banyaknya orang mengalami stress bahkan sampai pada gagungan jiwa akut. Dimana saat ini kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah sangat jauh dari apa yang diharapkan oleh rakyat, karena pemerintah di dalam mengeluarkan kebijakan selalu tidak diiringi dengan peningkatan taraf hidup yang layak bagi rakyat, tak ayal dari kebijakan yang dikeluarkan  oleh pemerintah justru semakin menghimpit beban ekonomi bagi masyarakat miskin, yang kesemuannya akan mengantarkan mereka pada jerat kemelaratan,  “ imbuhnya mengakhiri./Dev


Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *