Hasan Basri Kasi BNN Sintang, Ajak Warga Hindari Narkoba.

www.postkotapontianak.com

SINTANG-Kamis Tanggal 27 September 2018. Badan Narkotika Nasional, Hasan Basri. Kasi Pencegahan Dan Pemberdayaan Masyarakat Kabupaten Sintang. Mengatakan jadi kalau untuk lem ini memang pada umumnya dipergunakan untuk keperluan sehari-hari sebagai salah satu katakan lah bahan keperluan Rumah Tangga, nah sememtara yang termasuk kategori halan ada bahan yang dihirup, bahan yang bisa menimbul ketagihan itu ada kurang lebih seribu, seribuan alat rumah tangga yang bisa menimbulkan ketagihan salah satunya contoh beberapa bensin, kemudian cat kuku, pembersih cat, tuiner pokoknya ada macam-macam jenis penghapus pensil, tetapi pada prinsipnya yang banyak digunakan ini ada lem, lem ini merupakan ada macam-macam campur ada yang dicampur lem gila pokok beberapa lem yang dicampur aduk.

Penomena dizaman sekarang anak-anak muda khusus yang sudah memang sudah terindekasi kearah sana, ini baru sebatas isinyaler secara langsung kita belum bisa menemukan seperti apa orang yang mengkonsumsi lem itu, tetapi isunya memang anak-anak muda pelajar seperti dibeberapa tempat fasilitas seperti di stadion itu pernah ditemukan bungkusan lem gitu, jadi memang untuk menyikapi itu sampai saat ini kita hanya sebatas menyampaikan dalam berbagai kesempatan kepada masyarakat baik melalui sosialisasi bahaya Narkoba maupun pada saat menyampaikan saat penyuluhan pada kesempatan-kesemapatan yang di minta oleh baik istansi maupun instutusi kelembagaan yang meminta kita memberikan penyuluhan demikian juga melalui siaran Radio RRI Sintang  kita menyampaikan pesan-pesan bahaya narkoba salah satunya adalah penggunaannya Lem ini dan untuk sementara hanya sebatas itu.

Disampaikan juga sebenarnya lem ini memang barang yang dijual bebas untuk keperluan rumah tangga hanya disalah gunakan untuk atau dikonsumsi agar menimbulkan sensasi dan menimbulkan perasaan gembira yang berlebihan, menimbulkan efek defressan menimbulkan tenang dan play dan lain sebagainya itu yang cari oleh anak-anak muda. Ungkapnya.

(pewarta: yefta LMB)    


Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *