Gunakan Sampan Camat dan Kapolsek Himbau Warga Korban Bencana Banjir

 

POSTKOTAPONTIANAK.COM

MEMPAWAH :  Ketinggian air makin meningkat manjadi perhatian Forkompincam Mempawah Timur, Kamis (10/09/2020), pukul 14.20 wib, siang, kepada warga Desa Sejegi Kecamatan Mempawah Timur Kabupaten Mempawah.

Camat Mempawah Timur R. Agus Isnanto SH sampaikan, kenaikan debit air di wilayah Kecamatan Mempawah Timur khususnya Desa sejegi ini karena limpahan air hujan yang turun dari Kecamatan Karangan, Kecamatan Menjalin dan Kecamatan Toho.

“Bencana banjir yang melanda ini sudah menjadi agenda tahunan, sesuai pendataan yang dilakukan oleh Pemerintahan Kecamatan, bahwa untuk tahun 2020 ini Desa Sejegi sudah mengalami 3 kali mengalami bencana banjir,” jelas Camat R. Agus Isnanto SH.

BACA JUGA

Sosialisasi dan Edukasi Protokol Kesehatan 3 M

Giat Wajib Kepada Masyarakat Serentak

Sayuti SP. MP : Dengan Gerakan Nasional Pencanangan Wajib Makai Masker, Dukung Perbup No.50 Tahun 2020

Tank TNI Tabrak Gerobak, Ini Penjelasannya Kapendam

3 Pekan Warga Sejegi Dilanda Banjir, Masih Terabaikan Tanpa Kepedulian Oleh Pemkab Mempawah

“Terdata 265 kepala keluarga dari 2,481 jiwa warga desa sejegi yang terdampak bencana banjir, untuk yang ketiga kalinya yang sangat memprihatinkan, dengan ketinggian air mencapai kurang lebih 50cm hingga 1,5 meter, terlebih hingga sekarang belum ada satu pun bantuan yang diberikan oleh pemerintah kabupaten mempawah kepada warga,” jelasnya.

Lanjutnya katakan, warga yang terdampak banjir di Desa Sejegi meliputi Kampung Telayar, Dusun Tekam, Dusun Galaherang, dan Dusun Bemban, kesemuanya rentan terhadap bencana banjir, dengan menggunakan sampan untuk mencapai ke rumah warga yang terendam banjir, ini kami lakukan bersama Kapolsek Mempawah Timur.

“Sebagai pemangku kecamatan yang sudah kami lakukan adalah kami datangi warga yang terdampak bencana banjir ini dengan menggunakan sampan warga, membentuk posko bencana banjir oleh Pemdes Sejegi, menghimbau kepada warga untuk melakukan evakuasi jika air makin meningkat dan untuk menampung evakuasi warga juga sudah disediakan oleh Pemerintahan Desa Sejegi dan kepada warga yang sakit untuk segera menyampaikan untuk mendapatkan perobatan,” jelas Camat.

DIJUAL RUMAH : LOKASI SUNGAI RAYA DALAM KOTA MADYA PONTIANAK

Waktu bersamaan, Kapolsek Mempawah Timur IPDA. Ria Iskandar pada lokasi banjir di desa sejegi katakan, kegiatan ini dilakukan bersama camat mempawah timur, kades sejegi, bhabinkamtibmas dan babinsa melakukan pemantauan dan himbauan kepada warga agar berperan aktip bersama Polri dna TNI dalam mengantisipasi bencana banjir.

“Kami himbau kepada warga untuk melakukan evakuasi ketempat yang sudah disediakan oleh Pemdes Sejegi, selain itu juga tetap mengantisipasi akan hewan melata yang biasa di air, dan juga sampaikan untuk kendaraan yang ditempatkan lokasi jauh dari rumah untuk melakukan pengamanan mandiri demi kamtibmas bersama,” ucap Kapolsek.

“Kami juga akan memerintahkan anggota polsek bersama bhabinkamtibmas untuk menambah jam waktu patroli di lokasi bencana banjir, hal ini terlihat intensitas air yang terpantau dilakukan sudah sepakan,” jelas Kapolsek.

“Kepada para warga yang terdampak banjir, agar bisa saling koordinasi dengan anggota polsek dan bhabinkamtibmas, sampaikan jika ada keperluan yang dianggap penting, hal ini untuk menciptakan kerjasama antara Polri dan masyarakat,” harap Kapolsek./*

GN.

 


Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *