Guna Memastikan Tak Menggunakan Narkoba

Para Pengemudi AKAP Tes Urine

POST KOTA PONTIANAK

( DEPOK ) – Guna memastikan tidak ada sopir yang mengkonsumsikan narkoba atau alkohol saat mengemudikan kendaraan. Bahkan kelancaran untuk angkutan lebaran, agar penumpang selamat hingga sampai tujuan. Maka pihak Polresta Depok melakukan tes urine bagi sopir bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP), serta bus Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP).

“Jadi, sejumlah 20 pengemudi bus mengikuti tes urine dan kesehatan tersebut. Karena guna mempersiakan menjelang mudik lebaran. Bahkan meminimalis tingkat kecelakaan yang disebabkan kelalayan sopir saat mudik lebaran,” imbuh Kepala Satuan Lalulintas Polresta Depok, Komisaris Polisi Sutomo, Rabu (14/6), di Terminal Terpadu Kota Depok, Jawa Barat.

Dia menjelaskan, bahwa dalam tes tersebut, Polresta Depok bekerjasama dengan Pemerintah Kota Depok, yakni melalui Dinas Perhubungan (Dishub) dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok.

“Maka dari itu, kami akan tindak demi keselamatan penumpang. Jika ada sopir yang terindikasi menggunakan narkoba atau mengkonsumsi alkohol, maka tidak diijinkan sopir tersebut beroperasi dan akan ditindak tegas,” jelas Sutomo.

Menurutnya, tidak hanya menggelar tes urine, pihaknya juga melakukan pemeriksaan kelayakan armada bus untuk angkutan luar kota. Ada 46 bus yang dilakukan pengecekan. Jika ada yang tidak memenuhi standar, maka tidak diijinkan untuk beroperasi sebagai kendaraan mudik lebaran.

“Arinya, dari 46 armada bus yang sudah diperiksa, ada dua bus yang tidak memenuhi standarisasi. Misalnya bus AKDP jurusan Depok-Bandung mengalami permasalahan pada ban, lalu kami berikan peringatan saat itu juga,” tutur Sutomo.

Sutomo mengingatkan kepada warga Depok yang ingin mudik untuk selalu waspada saat berkendara. Selain juga mempersiapkan kondisi kendaraan yang maksimal untuk mudik.

“Maka kami menghimbau pada para pemudik agar tetap berhati-hati dalam perjalanan, dan periksa selalu kendaraan sebelum beraktivitas. Jika dirasa lelah atau pun mengantuk, sebaiknya jangan dipaksa berkendara. Waspadai juga barang bawaan, jangan mudah percaya dengan orang yang tidak dikenal,” imbuhnya. (Faldi)

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *