Gembira Membawa Duka, Seorang Pemuda Asal Sintang Hilang Terseret Ombak Laut

POSTKOTAPONTIANAK.COM

MEMPAWAH – Suasana tenang dimasa covid 19, harusnya dipergunakan dengan sebaiknya oleh para pemuda dan remaja untuk mentaati anjuran pemerintah, Jumat (28/08/2020) sore, keterbalikan yang terjadi yang dihadapi oleh pemuda dari luar kota mempawah, dengan masa pandemi wabah covid 19 ini dilakukan perjalanan atau traveling.

Nasib malang dialami oleh 7 orang pemuda, saat akan menikmati libur covid 19, dipergunakan untuk melakukan traveling di kota mempawah, sehingga saat berada di pulau penibung melakukan aktivitas berenang, sehingga seorang rekannya terserat arus ombak laut dan hingga sekarang belum ditemukan.

DIJUAL RUMAH : LOKASI SUNGAI RAYA DALAM KOTA MADYA PONTIANAK

Salah seorang warga sekitar yang tidak mau disebutkan identitasnya mengatakan bahwa kejadian sebelumnya, ketujuh pemuda tersebut sebelumnya melakukan ziarah kemakam Opu Daeng Manambon di Sebukit Rama Desa Pasir.

Lanjutnya katakan mereka memang hendak sedang melakukan perjalanan, dengan peralatan pancing yang dibawa, cuma tidak diketahui apakah akan menginap atau tidak, tetapi dilihat barang yang dibawanya cukup meyakinkan akan bermalam, cuma dimana tempatnya menginap tidak diketahui.

BACA JUGA KPU Bincang Bareng DMC, Nana Shobarna: Pilkada di Situasi Pandemi COVID-19, Sebagai Tantangan

 PERSONEL LANTAMAL XII TINGKATKAN IMUN UNTUK MENCEGAH COVID – 19

 Bengpuspal Puspalad Modif Dua Mobil, Guna Kendaraan Penyemprot Disinfektan di Bandung

Setelah itu mereka melakukan penyeberangan ke pulau penibung dengan menggunakan kendaraan yang biasanya untuk mengangkut para pengunjung ke pulau penibung.

Kapolres Mempawah AKBP. Tulus Sinaga melalui Kasat Reskrim AKP M Reski Rizal membenarkan kejadian tersebut dan menerjunkan personel Polres Mempawah dan Sat.pol.Air untuk melakukan pencarian pemuda yang hilang karena terseret arus tersebut.

“Hasil informasi yang didapat bahwa ketujuh pemuda itu, sekira pukul 16.00 wib melakukan penyeberangan ke pulau penibung, dengan membawa alat untuk memancing juga,” ucap AKP M. Rezki Rizal.

“Hasil keterangam yang diperoleh, mereka tiba dipulau melakukan aktifitas berenang sekitar pulau, tanpa diduga cuaca berubah saat itu, sehingga dengan seketika itu juga angin kencang dan mengakibatkan gelombang karena tiupan angin,” jelasnya.

Lanjut dikatakan Kasat Reskrim Polres Mempawah, saat berenang di tepian pulau penibung ada dua pemuda saat itu kaget dan kurang sigap, bernama Ahmad Haris (20) dan Rian (17) warga sintang, karena melihat ombak yang mendadak datang membuatnya panik sehingga terseret arus gelombang akibat angin tersebut.

BACA JUGA 145 KPM Menerima BLT DD Tahap III, Babinsa Kawal Penyaluran Dalam Keadaan Aman Kondusif

 Polres Majalengka Terima Kunjungan Tim Itwasda Polda Jabar

Melihat hal itu, lima temannya bergegas menolong kedua korban yang terseret arus gelombang, namun dari kedua rekannya itu yang bisa terjangkau dan ditolong hanya Rian (17) oleh kelima rekannya sedangkan Ahmad Haris (20) tidak tergapai untuk diselamatkan sehingga dibawa arus ombak dan diduga hilang disekitaran pulau penibung.

“Atas kejadian tersebut dan data ketujuh pemuda kita dapatkan, kepada 1 orang pemuda yang hilang itu bernama Ahmad Haris Warga Dusun Sepulut Kecamatan Sepauk Kabupaten Sintang, pihak keluarganya sudah kita hubungi, kemudian pihak Polres Mempawah dan warga setempat saat ini terus melakukan pencarian semaksimal mungkin kepada korban” jelasnya.

“Sampai malam ini, pihak Polres Mempawah dan warga setempat terus melakukan pencarian atas korban disekitaran pulau penibung” ucap Kasat Reskrim Polres Mempawah.

Polsek Siantan Menggalakan Gerakan Kampanye “SLOGAN 3S” Agar Mencegah Terpapar Virus Corona

“Dalam pencarian korban, kami dibantu pihak Basarnas juga dan TNI, akan melakukan penyisiran pulau penibung dan sekitarnya dengan menggunakan perahu milik warga setempat, semoga korban bisa ditemukan segera,” jelasnya.

HR G.


Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *