Gas LPG 3Kg langka,PT Mita Melawi lakukan Operasi Pasar di Nanga Pinoh

POSTKOTAPONTIANAK.COM

MELAWI KALBAR – Ratusan warga dari berberapa desa di Kecamatan Nanga Pinoh Kabupaten Melawi terlihat antri untuk mendapatkan Gas LPG 3 kg, saat Oprasi Pasar yang di lakukan oleh salah satu Agen Gas LPG PT Mita Melawi.

Antrian berlangsung di kawasan lapangan kuliner atau lapangan kecamatan Nanga Pinoh Senin (27/07/2020) Siang

Kegiatan tersebut merupakan Operasi Pasar,tujuan untuk membantu warga setelah sepekan terjadi kelangkaan Gas LPG subsidi 3 Kg di Kab Melawi,khususnya di Nanga Pinoh.

Ibu Nafsiah warga desa Paal mengatakan sejak sepekan ini sulit untuk mendapatkan Gas 3 kg,bahkan dirinya dan tetangga sudah sudah mencari dari warung ke warung namun tetap saja kosong.

“Sudah hampir satu minggu ini Gas Kosong,di cari kemana mana pun tak ada yang jual” katanya

Sarti warga dusun tanah tinggi desa tanjung Niaga berharap agar pemerintah rutin menggelar opersia Pasar untuk mengatasi kelangkaan Gas 3 kg,mengingat pada hari hari biasanya harga Gas lumayan mahal dari Rp 25.000 mencapai Rp 35.000 Pertabung.ungkapnya

“Iya bang,kalau hari biasa ada harga gas paling murah Rp 25 000,bahkan sampai Rp 35000 pertabung,”bebernya.

Dengan di andalannya kegiatan oprasi Pasar Gas Murah tersebut,Usman Pieter,salah satu warga Desa Paal merasa senang dengan kebijakan tersebut setidaknya dapat meringankan beban ibu ibu,terlebih lagi menjelang Idul adha.

“Memang harus di lakukan Operasi Pasar murah begini,apa lagi menjelang Idul Adha”ujarnya

Sementara dalam operasi pasar murah saat ini,pertanggung Gas LPG 3 kg Subsidi di jual dgn harga Rp 18.000.

Sebelumnya beberapa hari lalu,Gubernur Kalbar Sutarmidji terkait
Elpiji Langka, Gubernur Sentil Pertamina dan Minta Tutup Izin Distributor yang Mempermainkan Gas Elpiji 3 Kilogram.

Gubernur Sutarmidji mengharapkan kepada semua Wali Kota, Bupati untuk mencabut izin distributor yang terbukti melakukan pelanggaran atau bermain dan memanfaatkan kelangkaan gas Elpiji./”

(Jhon)


Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *