FPI Mempawah Kecam Tindak Tegas Oknum Polisi Kasus Asusila

BACA JUGA

Warga Sejegi Terima Puluhan Dus Mie Instans Bantuan dari DPD MABM Kab. Mempawah

MABM Salurkan Ratusan Mie Instans Kepada Warga Terdampak Banjir

Sebanyak 16 Orang di Kota Bandung, di Ciduk Denpom Bandung

Polda Kalbar Bongkar Sindikat Pemerasan Dibalik Video Viral Anggota DRPD Sambas

Jelang Purna Tugas, 450 Anggota Satgas Yonif R 641/Beruang Jalani Rapid Test Covid-19

POSTKOTAPONTIANAK.COM

MEMPAWAH : Tersiarnya perbuatan asusila yang diduga dilakukan oknum Polisi di Pontianak, mendapat reaksi keras dari Pengurus DPW FPI Kabupaten Mempawah, apalagi korban merupakan anak dibawah umur dan warga Kabupaten Mempawah.

Ketua DPW FPI Kabupaten Mempawah Sawadi SE, sangat menyesalkan perbuatan yang dilakukan oleh oknum polisi tersebut, Minggu (20/09/2020), “kami selaku pengurus DPW FPI Kabupaten Mempawah mengecam keras atas perbuatan yang dilakukan oleh oknum polisi, apalagi ini anak dibawah umur dan juga berdiam di kecamatan Jongkat Kabupaten Mempawah,” ucap Sawadi SE.

“Masalah ini tidak bisa dibiarkan saja, kami pinta agar bapak Kapolda Kalbar segera memberikan sanksi hukuman tegas kepada anggotanya, hal ini untuk memberikan efek jera dan contoh kepada semua anggota polisi di kalimantan barat, untuk tidak sewenang-wenang karena mempunyai kekuatan dalam menegakkan hukum,” ucanya.

Lanjutnya katakan, kepada semua elemen masyarakat baik itu ormas apa saja agar bisa saling dukung untuk mengusung kasus ini, selain itu juga supaya dalam proses penyelidikan nanti bisa transfaran dilakukan oleh pihak penyidik jadi tidak ada yang ditutup-tutupi.

DIJUAL RUMAH : LOKASI SUNGAI RAYA DALAM KOTA MADYA PONTIANAK

PONDOK GRAVITASI MENGUCAPKAN DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE-75 TAHUN 2020

Sampaikan kembali, Ketua DPW FPI Mempawah Sawadi SE, selaku Ormas Islam di Kabupaten Mempawah akan siap mendampingi dan mengawalkan kasus asusila ini, kami akan menegakkan Amar Ma’ruf Nahi Mungkar, berdiri dibarisan depan demi keadilan dan kebenaran.

“Kami pinta kepada pihak kepolisian agar dalam penyelidikan kasus ini harus transparan dan tidak ada yang ditutupi sehingga masyarakat bisa mengetahui kejadian yang sesungguh dan tidak ada rekayasa,” pintanya. (Guns).


Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *