Forum Pers Independen Indonesia Siap Aksi KE-2 Dengan Kekuatan Lebih Besar

JAKARTA – Frum Pers Independen Indonesia (FPII) menggelar rapat persiapan aksi kedua pada awal April mendatang. Rapat persiapan aksi kedua tersebut dihadiri pengurus Presidium dan pengurus Setnas FPII.

Dalam rapat yang digelar di markas FPII di Kalibata Jakarta Selatan, Kamis (23/3), Ketua Presidium FPII, Kasihhati menegaskan bahwa FPII akan gelar aksi kedua dengan jumlah yang lebih besar dan dengan tuntutan tegas awal April mendatang.

“Kita tidak akan menunggu lama, aksi kedua akan digelar FPII awal bulan April ini, dan tentunya dengan massa insan pers yang lebih banyak dari seluruh wilayah di Indonesia”, tegasnya.

Menurutnya, FPII bukan musuh Dewan Pers, tetapi hadirnya FPII sebagai kontrol kinerja DP sekaligus menolak kebijakan kebijakan DP yang dianggap menyimpang dari UU Pers No.40/1999 terkait kemerdekaan pers.

“Secara pribadi, kami tidak ingin membubarkan Dewan Pers, akan tetapi kami ingin para pengurus DP untuk melek, dan memahami UU Pers yang berlaku, bahwa jurnalis berdiri pada independen dan penyaji komunikasi informasi faktual.” ujar Kasihhati.

Senada dengan Ketua Presidium. Ketua pengurus harian Setnas FPII, Mustofa Hadi Karya atau yang sering disapa bung opan membenarkan hal tentang aksi kedua FPII.

“Iyaaaa itu benar, kami habis gelar rapat presidium dan pengurus harian Setnas FPII, dalam rapat itu banyak hal yang kami godok, termasuk aksi kedua FPII April nanti dan schedule deklarasi FPII yang mungkin dibulan April mendatang juga.” ulas Opan.

Ia juga menambahkan meskipun ketua Komisi I DPR RI, Dr.Abdul Kharis Almasyari mengatakan kaget mendengar soal verifikasi media yang dilakukan dewan pers dan kebijakan kebijakan dewan pers yang menurutnya sudah salah kaprah saat ditemui diruang kerja ketua komisi I oleh tiga (3) orang perwakilan pengurus harian Setnas dari Deputi FPII bidang organisasi, Jaringan dan Deputi Kajian, Senin (20/3).

Deketahui, masih dalam hitungan hari yang lalu, FPPI turun kejalan dan menggelar demo sebagai aksi menolak kebijakan Dewan Pers atas program verifikasi dan QR code perusahaan pers./RIN/(FPII)


Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *