Fordes : Dimas-Babai Yang di Rindukan Warga Depok

Pemimpin Muda Progresif Cerdas Egaliter

POSTKOTAPONTIANAK.COM ! DEPOK-Direktur Eksekutif Forum Demokrasi Rakyat Desa (Fordes) Rusdy Setiawan Putra

Dimas-Babai./ist
Dimas-Babai./ist

mengungkapkan, bahwa warga Depok sudah merindukan akan perobahan. Sebab Depok sangat dekat dengan Jakarta, maka dari itu Depok membutuhkan pemimpin muda yang progresif, cerdas, egaliter dan diterima semua kalangan masyarakat. Selain itu, pembangunan Kota Depok lima-sepuluh tahun ke depan harus berorientasi modernitas dengan tetap mengedepankan nilai-nilai dan tradisi kemanusiaan.

“Maka dari itu, figur seperti Dimas Oky Nugroho lah yang sangat pas dan tepat untuk memimpi Kota Depok. Masyarakat Depok membutuhkan pemimpin yang terbuka dan mau berkomunikasi dengan warganya. Kita bosan dengan pemimpin yang diam dan jauh dari rakyat dan rakyat tidak meresakan eksistensinya,” ungkapnya kepada sejumlah pewarta, Selasa (28/7/2015), di kantornya.

Dia menjelaskan, munculnya nama Dimas Oky Nugroho menjadi angin segar perubahan bagi masyarakat Depok. Terjadi perubahan peta politik yang luar biasa di tingkat elite politik Depok.

 “Ada kesadaran bersama yang mengikat kebersamaan dan semakin merekatkan kesadaran untuk perubahan di kota Depok. Jadi, Depok sedang bergerak ke arah perubahan dan positif bagi warganya lima tahun ke depan,” jelas Rusdy.

Rusdy juga menambahkan, meminjam istilah politik Jokowi, Depok juga membutuhkan revolusi mental yang berujung perubahan signifikan bagi warganya. Maka dari itu, Koalisi Damai yang melibatkan enam partai politik menjadi bagian tak terpisahkan pergerakan perubahan di Kota Depok.

“Ada titik temu antara elite politik di Depok dengan warga Depok yang sudah lama sekali merindukan perubahan dalam berbagai bidang. Masyarakat perlu disentuh dalam gerakan pembangunan yang mensejahterakan dan bukan justru sebaliknya jauh dari gerakan pembangunan,” ujarnya.

Rusdy menegaskan, bahwa keunggulan pasangan Dimas-Babai, yakni keduanya menjanjikan berbagai perubahan di Kota Depok, baik suprastruktur maupun infrastruktur. Salah satu yang paling riil adalah janji keduanya pemindahan dan pembangunan kantor Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kota Depok yang baru.

 “Sebab masyarakat Depok sudah mengerti bahwa pemimpin seperti inilah yang dibutuhkan untuk semua golongan. Artinya baik dari tingkat bawa hingga atas serta suku etnik,” tandasnya.

Sebagai calon Wakil Walikota Depok Babai Suhaimi menegaskan bahwa pembangunan gedung KPUD hanya lah contoh kecil perubahan infrastruktur yang seakan sepele tapi itu sangat dibutuhkan untuk menunjang prosesi demokrastisasi di Kota Depok.

 “Kami telah mempersiapkan langkah-langkah perubahan ke depan, salah satunya ialah perbaikan dan pemindahan kantor KPU,” tandasnya.

Babai mengingatkan, bahwa kondisi kantor KPU Depok saat ini jauh dari layak. Lokasinya sangat tidak ideal, jauh dari keramaian. Bahkan kantor itu nyaris tidak terlihat karena letaknya yang di belakang Kantor Pos dan Giro. Selain itu, akses masuknya merupakan gang sempit yang diapit oleh Kantor Pos dan Indomaret.

 “Selama 10 tahun KPU sudah melahirkan banyak pemimpin, kok kantornya begini-begini saja. Insya Allah, bila kami diberi amanah (memimpin Depok), kantor KPU akan dibangun baru. Bila dua tahun selesai, Bu Titik (Titik Nurhayati, ketua KPU Depok) bisa menempati kantor yang baru,” imbuhnya.(Faldi/Sudrajat)


Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *