Fenomena Pergantian Musim Disungai Kapuas

Menangkap ikan./ foto : dv
Menangkap ikan./ foto : dv

Reporter : Devi Lahendra
PONTIANAK ! POSTKOTAPONTIANAK.COM —  Fenomena pergantian dari musim kemarau menjadi musim penghujan, berdampak besar pada air Sungai Kapuas dengan perubahan suhu air, warna air, rasa air serta masuknya air laut ke aliran Sungai Kapuas.

Tak ayal perubahan air menjadi payau yang diakibatkan masuknya air laut menjadikan kurangnya oksigen dalam air yang mengakibatkan matinya habitat ikan air tawar di Sungai Kapuas dikarenakan tidak cukupnya pasokkan oksigen di dalam air.

Hampir disepanjang sungai maupun di anak Sungai Kapuas terlihat aktivitas warga menangkap ikan yang mabuk akibat kekurangan oksigen. Berbagai jenis ikan yang berhasil ditangkap warga, dari mulai ukuran ikan kecil sampai dengan ikan dengan ukuran besar yang berhasil ditangkap warga.

Seperti yang diucapkan Riko (45) warga pesisir Sungai Kapuas ini mengatakan sejak terjadinya perubahan air sungai, tidak sedikit ikan yang mengapung dipermukaan air akibat mati dan mabuk.

“Ya bisa dikatakan ini berkah, karena tidak sulit kita untuk menangkap ikan. Ikan yang biasanya kita tangkap dengan memancing, namun sekarang ikan mengapung dipermukaan air dan hanya dengan tangan kita sudah bisa menangkap ikan, ” ucap Riko sembari melibatkan hasil tangkapannya.

Berbagai jenis ikan air tawar yang mendiami aliran Sungai Kapuas, berhasil ditangkap oleh warga. Baik dengan menggunakan jaring, dengan menggunakan penangkap khusus ikan maupun dengan menggunakan tangan kosong.

“Yang paling banyak ikan kaloi serta jenis ikan lainnya yang berhasil kami tangkap. Dan sebagian ikan ini ada yang kita jual namun sebagian pula untuk kita konsumsi sendiri, ” tukasnya./


Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *