F.Roni, Dorong Sediakan Trotoar

SINTANG-Trotoar, seharusnya disediakan pemerintah diperuntukan bagi pejalan kaki. Namun, keberadaan Pedestrian ini justru belum ada di sintang. Padahal ada undang-undang yang pasalnya jelas menyebutkan pejalan kaki berhak atas ketersediaan fasilitas tersebut. Akibatnya, pejalan kaki terpaksa berbagi jalan dengan para pengendara yang melintas.

Tidak dipungkiri, kondisi jalan di Kota Sintang cukup baik. Pemerintah juga berupaya untuk mengaspal semua jalan lingkungan. Presentasenya bahkan sudah 70 persen ruas jalan sudah terlapisi aspal.

Namun, ruas jalan berlapis curah aspal tidak berbanding lurus dengan pembangunan trotoar. Padahal, jalan maupun trotoar tersebut salah satu fasilitas pendukung penyelenggaraan lalu lintas berdasarkan Undang-undang.

Di kota Sintang, sulit menjumpai keberadaan trotoar. Hanya ada di beberapa titik. Itupun, tidak panjang. Hanya beberapa meter saja. Seperti di Taman Entuyut.

Belum tersedianya jalur pejalan kaki menyebabkan penjalan kaki bertaruh keselamatan. Pejalan kaki terpaksa berbagi jalan dengan para pengguna jalan lainnya. Hal ini Jamak dijumpai pejalan kaki kesulitan berjalan di ruas jalan padat kendaraan, seperti di Jalan Lintas Melawi.

Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Sintang Florensius Roni punya pandangan sendiri mengenai fasilitas bagi pejalan kaki ini. Dia menilai, kemajuan sebuah kota, bisa dilihat dari penyediaan trotoar bagi pejalan kaki.

“Kami akan mendorong pemerintah untuk menyediakan trotoar untuk pejalan kaki. Namun selama ini kami masih konsen untuk infrastruktur dasar jalan dan jembatan ke daerah,” sebut Roni.20 Mei 2018 (red)


Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *