Erlina Resmi Lantik 30 Kades, 4 Point Amanatkan Pertegas Kinerja Kades Terpilih

POSTKOTAPONTIANAK.COM

MEMPAWAH – Pelantikan 30 Kepala Desa terpilih dalam Pilkades Serentak Pemilihan Evoting ini digelar di Halaman Kantor Bupati Mempawah, bersamaan dengan pelantikan TP. PKK Desa. Selasa (30/06/2020).

Hadiri pelantikan tersebut oleh Wakil Bupati Mempawah H. Muhammad Pagi S.H.I., M.M., Ketua DPRD Mempawah H. Ria Mulyadi S.Sos., Anggota DPRD Provinsi Dapil Kabupaten Mempawah dan Kabupaten Kubu Raya Arief Rinaldi., Kapolres Mempawah AKBP. Tulus Sinaga, Dandim 1201/Mph Letkol.Inf. Mahmuddin Abdillah, Kajari Mempawah Anthony Setiawan SH, Ketua Pengadilan Negeri Mempawah Putu Ayu S, SH MH., OPD Pemkab Mempawah, Pj. Kades dan sejumlah tamu undangan dari pihak keluarga Kades terpilih langsung menyaksikan acara tersebut.

Bupati Mempawah Hj. Erlina SH., M.H., sampaikan pada saat ini telah dilakukan pelantikan 30 Kepala Desa, Pemilihan Langsung menggunakan sistem E-Voting dan alhamdulillah juga untuk pelaksanaan pemilihan Kades secara e-voting ini adalah satu-satunya satu-satunya yang baru terlaksana di Kalimantan Barat dan secara serentak juga dilakukan pelantikan TP. PKK Desa secara bersamaan, hal ini untuk mengantisipasi dari pencegahan penyebaran covid 19 menuju tatanan kehidupan baru.

“Saya juga mengharapkan kepala desa yang terpilih yang ada 30 orang ini dapat bekerjasama dengan pemerintah daerah, membawa visi misi dari pemerintah daerah menjadi cerdas mandiri dan terdepan itu dapat terwujud secepat mungkin, dengan adanya pemilihan E-Voting Ini berarti pemerintah Desa juga telah mengenal teknologi dan saya juga mengharapkan tidak hanya Pemerintah Kabupaten Mempawah ini yang kita harapkan untuk menjadi Kabupaten yang Smart City tetapi juga saya mengharapkan juga 60 desa juga,” jelas Bupati Mempawah.

“Ada yang sangat perlu ditegaskan kepada para kades terpilih untuk tidak tebang pilih dalam merangkul warga masyarakat, kepada kades terpilih tidak membedakan derajat dan martabat, mampu memahami dan menyerap aspirasi, serta menjaga keutuhan dan keharmonisan masyarakat jangan sampai masyarakat terpecah belah menjadi kotak-kotak, hanya karena perbedaan pilihan kepala desa yang menang dan kalah, sebaiknya segera merendahkan hati dan merangkul yang kalah dan semua warga masyarakat,” ucap Bupati Mempawah Hj. Erlina SH. MH.

“Saya tegaskan kepada para kades yang dilantik, Pertama kepada Kades yang sudah dilantik sebelum bertugas di desa, untuk dapat banyak belajar tentang kedudukan, Tugas dan Fungsi sebagai Kades, sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku, Kedua pada tahun 2020 ini pemerintah pusat mengeluarkan salah satu kebijakan pencegahan dan penanganan covid 19 berupa bantuan langsung tunai atau BLT, sasarannya adalah warga miskin yang kehilangan mata pencaharian, memiliki keluarga yang mengalami sakit kronis menahun, dan tidak terdata oleh jaring pengaman sosial, apapun harapannya dapat dilaksanakan sesuai dengan peraturan yang berlaku dan hindari penyimpangan baik dalam pendataan maupun penyaluran, Ketiga segera menyelesaikan dokumen rencana pembangunan jangka menengah desa atau RPJM Desa untuk 6 tahun paling lambat 3 bulan setelah dilantik, sudah membuat RPJM Desa dan wajib melakukan penyelarasan dengan arah kebijakan pembangunan kabupaten sesuai Permendagri nomor 114 tahun 2014 tentang Pedoman Pembangunan Desa, Keempat KADES bersama BPD harus bisa bekerja sama dan saling bersinergi dalam merumuskan kebijakan guna melaksanakan pemerintahan dan pembangunan di desa yang di dalam pelaksanaan tugas sebagai kepala desa saudara agar aktif berkoordinasi dengan pejabat pejabat yang berwenang di kecamatan dan perangkat daerah yang membidangi,” tegas Bupati Mempawah.

“Semoga yang sudah diamanatkan kepada para Kades bisa dijalankan sesuai aturan dan prosedur yang berlaku, dan selalu koordinasi kepada dinas terkait,” harap Bupati Mempawah.(Guns)


Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *