Enam Pilar Agama Sebagai Penopang Kehidupan Berbangsa dan Bernegara

PONTIANAK – Mayor Inf Ayidin Pakaya, S.Ag,  Danramil Pontianak Barat yang memberikan Khutbah dan sekaligus menjadi Imam sholat Jum’at di masjid Nurul  Zahanir  di Kompleks  Koramil.  Adpun  khotbah yang disampaikan dengan meteri  “ Enam Pilar Agama Sebagai Penopang dalam Kehidupan Bermasyarakat, Berbangsa dan Bernegara, Jum’at (23 Feb 2018) pukul 11.58 Wib.

( Foto : Hendry ).

Menurut  Ayidin Pakaya bahwa Pilar pertama adalah Kepatuhan terhadap ajaran agama dengan dengan menginplementasikan dalam kehidupan Ketaatan kepada Allah SWT,  taat kepada Rasul dan kepada pemimpin.

Sebagai mana firman Allah dalam Q.S ke  4 Annisa ayat 59 yang artinya: ” Hai orang-orang beriman taatlah kepada Allah dan taatlah kepada Rasul dan kepada Pemimpinmu,(Q.S. Annisaa : 59).

Ada pun pada  Pilar ke dua, Pemipin atau Pemerintah yang berwibawa sehingga menyadari bahwa kepemimpinannya akan dimintai pertanggung jawabannya dikemudian hari sebagaimana  Hadits Nabi, tiap-tiap kamu adalah pemimpin maka akan ditanyai dan dipertanggung jawabkan kepemimpinanmu itu” (HR. Bukhari dan Muslim).

Pilar ke tiga  Penegekkan supremasi hukum seadil-adilnya sehingga diharapkan hukum tidak hanya tajam ke bawah tetapi kepada siapa saja yang bersalah mendapat ganjaran hukuman sesuai perundang-undangan yg berlaku.

Sementara untuk Pilar ke empat Stabilitas Nasional dan jaminan keamanan. Dengan kondisi seperti ini maka iklim usaha sejuk, karena  adanya jaminan keamanan terhadap individu, keluarga dan harta benda.

Selain itu  Pilar ke lima bahwa, Kondisi daerah yang subur untuk  bercocok tanam yang baik. Tetapi tetap menjaga lingkungan sekitar jangan samapai terganggu dengan membuka lahan membakar lahan maka akan merusak kesehatan dan perekonomian masyarakat.  Oleh karena itu membakar lahan dengan sengaja dilarang dan akan mendapat sangsi berupa kurungan maupun denda miliaran rupiah. Dan  Pilar ke enam merupakan kesempatan kerja dan Peluang yang luas, sehingga masyarakat bisa tenang dalam memenuhi kebutuhan hidupnya dengan sendirinya kecenderungan timbulnya gejolak dalam bermasyarakat, berbangsa dan bernegara dapat diminimalisir,imbuh Danramil 1207-03/Pontianak Barat dalam ceramahnya.

Publish : abe PKP / Postkotapontianak.com

Penulis : Hendry.


Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *