Eksekutif dan Legeslatif Harus Berdamai Jangan ada Niat Melengserkan

POSTKOTAPONTIANAK.COM ! MEMPAWAH-Hubungan DPRD Mempawah dan Pemerintah Mmpawah Khususnya Drs.H.Ria

Wakil Ketua LAKI Kabupaten Mempawah Muhammad Azhari./is
Wakil Ketua LAKI Kabupaten Mempawah Muhammad Azhari./is

Norsan, MM.MH harus segera diperbaiki. Mengingat, selama ini hubungan keduanya sering pasang surut.

Wakil Ketua LAKI Kabupaten Mempawah Muhammad Azhari mengatakan, salah satu cara perbaikan adalah meningkatkan komunikasi untuk mencapai kata mufakat untuk membangun bumi Bestari ini.

“Kalau sudah ditingkatkan komunikasi saya yakin ke depan bisa menyelesaikan masalah dengan lebih dewasa dan matang,” kata pria yang akrab disapa Pak Daeng di Balai Kerja LAKI, Mempawah, Selasa (24/09/2015).

Menurut Pak Daeng, pengurus DPC LAKI saat ini berharap tensi politik, harus segera diturunkan. Karena Mempawah saat ini sangat membutuhkan pembangunan di berbagai sektor.

“Tapi karena politik saat ini sedang gaduh, pembangunan dan ekonomi jelas terhambat,” ucap Pak Daeng. Pak Daeng berharap jangan sampai hak angket ini mengganggu kinerja eksekutif dan legeslatif yang berpengaruh pada pelayanan terhadap masyarakat.

Berangkat dari kejadian ini Bupati perlu melakukan evaluasi terhadap kinerja para kepala SKPD dan jajarannya agar bekerja lebih cermat lagi dan LAKI juga menagih janji Bupati untuk segera melakukan pengisian terhadap SKPD yang masih kosong alias Plt.

Namun seringkali hak angket dipersepsikan sebagai “momok” politik oleh beberapa pihak. Lebih parah lagi ada yang berpikiran hak angket ini hanya sebagai tools untuk menjatuhkan wibawa pemerintah, alias jalan untuk pemakzulan atau melengserkan karena tidak memberikan pendidikan politik yang sehat bagi masyarakat. (Is)/PKP


Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *