Edukasi Amnesti Pajak Dan SPT Tahunan Dengan Cara E-Filing

Postkotapontianak.com

( Pontianak ) – E-Filing adalah cara penyampaian SPT Tahunan PPh secara elektronik yang dilakukan secara online dan real time melalui internet pada website DJP Online atau penyedia jasa aplikasi atau application service provider (ASP).

Wakil Gubernur Kalimantan Barat Drs Cristiandi Sanjaya dalam sambutannya pada acara Edukasi Amnesti Pajak Dan SPT Tahunan Dengan Cara E-Filing yang dihelat di Balai Petitih Kamis, 16/3/2017 mengatakan bahwa semua objek itu kena Tax Amnesti. Tidak terkecuali meja kursi pun di tax amnesti. Kalau bayar saat ini kena tax amnesti sebesar 5 persen.

E-Filing Alhamdulillah sudah beres. Dan terdaftar dari tahun lalu. Karena sangat mudah sekali. “Anak saya juga udah beres,” kata Cristiandi.

Ia mengatakan bahwa sebagai pejabat pemerintah kita harus mendukung penuh tax amnesti. Semua yang kita beli itu sudah dipotong pajak. Kenapa harus diampuni pajak lagi. Karena semua sudah kena pajak.

Bayar lebih dulu lebih baik. Dan musti hati hati karena ternyata ada Jebakan Batman. Tax Amnesti 2% dari 1 Milyar. Tapi kalau ditulis 200 Juta jadi akan diminta dendanya yang 800 Jutanya.

Soal Kerahasian Bank bahkan nanti sudah tidak rahasia lagi karena sudah ada Aplikasi Buka Rahasia Bank.
Kita sebagai aparat pemerintah harus memberi contoh. Harus transparan. Bahkan sejak di DPRD pun saya udah bayar.

Untuk yang kristiani, kata Cristiandi disebutkan bahwa umat kristiani harus menjalankan perintah Tuhan. Dan sebagai pejabat pemerintah sudah plong karena sudah bayar pajak. Tax Amnesti per 31 Maret 2017 sudah berakhir.

Sementara itu Kakanwil Pajak KalBar Slamet Sutantyo yang ditemui disela sela acara Edukasi Amnesti Pajak dan E-Filing mengatakan bahwa tebusan Tax Amnesti Kalbar sebesar 597 Milyar. Sedangkan Target Nasional sebesar 165 Triliun.

Pencapaian Target Nasional saat ini sudah 114 Triliun. Kita tunggu saja hingga 31 Maret 2017 semoga target bisa dicapai. Masih ada waktu beberapa hari lagi.” Untuk saat ini Tax Amnesti sebesar 5 persen,” pungkas Slamet (Tri)


Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *