Dua Pasang Cawalkot Siap Bertarung

KPUD Gelar Pengundian Nomor Peserta

POSTKOTAPONTIANAK.COM ! DEPOK-Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Depok, menggelar Rapat Pleno Pengundian

Dua pasangan Cawalkot siap tarung (Ist)
Dua pasangan Cawalkot siap tarung (Ist)

Nomor Urut Peserta Pemilukada Depok Tahun 2015 ini. Selaku Ketua KPUD Depok, Titik Nurhayati,  menerangkan, bahwa rapat pleno ini ada dua tahapan agenda, yakni pengambilan nomor urut dan penandatangan deklarasi pemilu yang berintegritas.

“Artinya maksud dari penandatanganan tersebut adalah para tim sukses tidak di bolehkan adanya black campain pada pelaksanaan kampanye pilkada Depok 2015 ini,” terangnya Selasa (25/8/2015), di Hotel Bumi Wiyata Depok, Jabar.

Sementara di tempat yang sama, Ketua Panwaslu Depok, Adriansyah, mengungkakan, semoga dalam pelaksanaan pilkada ini berjalan sesuai dengan rencana, artinya lancar, aman, kondusif dan tanpa ekses.

“Sebab bila Pilkada Depok ini berjalan kondusif, Kota Depok akan menghasilkan pimpinan yang membuat kota Depok lebih baik lagi kedepannya,” pungkasnya.

Sedangkan Nur Mahmudi Ismail, selaku Walikota Depok menambahkan, bahwa tahapan rapat pleno ini ibarat perlombaan ini adalah awal atau start dari pertandingan.

“Artinya Kota Depok ini menjadi barometer dari kota-kota lain di Jawa Barat, baik inflasi dan pertumbuhan yang lainnya” ujar orang nomo satu di Kota Depok itu.

Sementara diahkhir rapat pleno itu, Pasangan Dimas-Babai mendapatkan nomor urut 1, sedangkan Pasangan Idris-Pradi mendapat nomor urut 2.

Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Dimas-Babai, menyakini bahwa pertarungan di Pilkada Depok 2015 bersama kekuatan partai koalisi akan mendukungnya meraih kemenangan, begitupun para relawannya. Dia merasa perlu mengharmoniskannya agar tidak terpengaruh kecurangan dalam pertarungan yang hanya diikuti dua pasangan calon pemimpin Depok.

“Kalau ada kampanye hitam, kita ambil positifnya. Itu merupakan posisi mengutungkan bagi kami. Menahan diri, tidak ada kecurangan, jujur, dan masyarakat diimbau ikut partisipasi. Saya yakin warga Depok sudah dewasa dan sadar akan perubahan,” imbuh Dimas.

Sementara, calon Wakil Walikota nomor urut satu, Babai Suhaimi, memberikan pantun. Dalam pantun itu dia mengatakan, “ikan betok di kampung sawah, jika Depok ingin berubah tak terkecuali pilihan Dimas-Babai. “Dapat nomor satu merupakan anugerah untuk Depok berubah,” ucapnya.

Lain halnya dengan Calon walikota Depok, Idris Abdul Shomad, yang berpasangan dengan calon wakil walikota Pradi Supriatna, mengajak masyarakat untuk memilih pemimpin yang sudah berpengalaman.

 “Kepemimpinan adalah pelayanan, jadi jangan mudah mengatasnamakan rakyat, jangan mudah mengatasnamakan masyarakat, tapi buktikan dengan pengalaman. Untuk itu, Idris-Pradi akan berupaya menjadikan Kota Depok unggul dan terdepan, menjadikan Kota Depok lebih maju lagi,” imbuhnya.(Faldi/Sudrajat)

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *