Dinilai Salah Prosedur Wali Kota Depok Tunda ‘Pecat’ Kadiskominfo

KOTA DEPOK — Kepala Badan Kepegawaian dan Peningkatan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Depok membenarkan, bahwa Wali Kota Depok Mohammad Idris menunda ‘pecat’ Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Sidik Mulyono. Karena, hingga sat ini belum mengeluarkan SK pemberhentian dan masih memberikan kesempatan kepada Sidik Mulyono sebagai Kepala DisKominfo.

“Jadi, dengan begitu pertimbangannya karena kita sedang fokus penanganan Covid 19 serta masih suasana lebaran,” ujar Kepala Badan Kepegawaian dan Peningkatan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Depok Supian Suri, Selasa (26/5/2020).

Menurutnya, bahwa dengan penundaan tersebut berlaku sampai batas waktu sesuai PerMenPan RB no 35 Tahun 2018 atau ada keputusan lain. “Artinya, bilamana batas waktu sesuai de gan PerMenpan. Ya, 2 tahun setelah Permenpan itu dikeluarkan yaitu 7 September 2020,” tutur Supian.

Dia menambahkan, namun kalau sebelum tanggal itu wali kota mengeluarkan SK pemberhentian maka bisa lebih cepat. “Begitu juga sebaliknya, bila Pak Sidik mengajukan permohonan pindah menjadi Pegawai Pemkot Depok maka keputusan kembali pada Wali Kota,” ujar Supian.

Supian menegaskan, bahwa jika Wali Kota, menerima permohonan Sidik maka dia bisa terus jadi Kadiskominfo melewati batas ketentuan PerMenPan. “Sedangkan bila Walikota tidak mengabulkannya berarti Pak Sidik tetap harus kembali ke BPPT sesuai ketentuan PerMenPan RB no 35 tahun 2018,” tandasnya.

Sementara Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Sidik Mulyono, diketahui bahwa masa jabatannya sesuai kontrak sebenarnya telah berakhir pada 22 Mei 2020 lalu. Bahkan mungkin merasa salah prosedur dan waktu yang tidak tepat disaat pandemi Covid-19.

“Jadi, saya ikuti saja opsi yang ditawarkan sesuai aturan. Nanti, akan saya putuskan,” ucap Sidik singat.

FALDI


Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *