Diduga : PT. Telkom Cab. Pontianak Tak Bertanggung Jawab

Kantor Telkom Pontianak./kli
Kantor Telkom Pontianak./kli

POSTKOTAPONTIANAK.COM ! PONTIANAK-PT. Telkom Cabang Pontianak Kalimantan Barat, tidaklah sebaik yang kita bayangkan. Antara pelaksanaan klausul perjanjian pemasangan jaringan telepon maupun internet dengan pelaksanaannya jauh panggang dari api.

Kemajuan dunia internasional membuat manusia berlomba-lomba untuk mengembangkan hasil karyanya, tak terkecuali dibidang IT yang semakin berkembang pesat.

Tapi anehnya, di Republik ini justru perkemangan teknologi seakan mundur bahkan cenderung tak menunjukan pelayanan terbaik bagi para konsumen. Hal tersebut terjadi pada PT. Telkom kantor Cabang Pontianak yang kerap menebar kebohongan dengan pelayanan yang tidak profesional.

 Telkom Cabang Pontianak tidaklah sebaik yang kita bayangkan. Antara pelaksanaan klausul perjanjian pemasangan jaringan telepon maupun internet dengan pelaksanaannya jauh panggang dari api.

Dalam menjaring pelanggan, PT. Telkom Cabang Pontianak menebarkan janji manis agar masyarakat tertarik. Namun giliran terjadi gangguan terhadap perangkat jaringan telepon maupun internet, meski sudah ada laporan tapi tidak ditindaklanjuti sebagaimana yang diperjanjikan.

Hal tersebut seperti halnya yang terjadi pada jaringan telepon dan internet diwilayah Pontianak Tenggara. Beberapa pelanggan yang sempat  merasa tidak nyaman atas pelayan PT. Telkom Cabang Pontianak telah melayangkan laporan ke operator gangguan 147 atau ke 031147, tapi apa lacur sudah lebih dari 15 hari tidak mendapat tanggapan yang positif. Yang terlontar dari suara operator Telkom akan segera diperbaiki, namun kenyataannya “Nol Besar”.

Merasa tak ditanggapi, konsumen berulang kali melaporkan ulang prihal gangguan tersebut dan informasi yang diterima justru mengejutkan, yakni “PT. Telkom Cabang Pontianak kekurangan tenaga teknik”. Kalau jawabannya seperti itu, bisa jadi SDM di kantor Telkom sudah kehilangan semangat kerjanya dalam memberi pelayanan kepada konsumen .

“Jika benar alasan pihak PT. Telkom seperti itu bisa jadi yang kurang cerdas adalah pimpinan perusahaan BUMN tersebut. Pasalnya dia telah diberi kepercayaan namun tidak bijak serta tak mampu mencari terobosan hingga PT. Telkom Cabang Pontianak tidak berkembang seperti saat ini.

“ Saya, kita pimpinan perusahaan tersebut pantas diturunkan atau dimutasi,” ujar Ketua Umum Konsultasi Pengkajian dan Bantuan Hukum (KPBH) Handy Abdul Syukur, SH, belum lama ini.

Menurut Handy, selayaknya pimpinan BUMN mempunyai rencana kerja jangka pendek dan program jangka panjang dalam memberikan pelayanan kepada para konsumen agar tidak terjadi keresahan. “Yang saya lihat para pimpinan PT. Telkom hanya berpikir menaikan harga jasa penjualannya, memberikan denda bagi yang terlambat membayar dan memutuskan jaringan pelanggan jika ditemukan pelanggaran atau tidak mau membayar,” ungkapnya.

Telkom Cabang Pontianak harusnya memahami amanat dari Undang-undang Perlindungan Konsumen, jangan hanya mengejar keuntungan  yang sebanyak-banyaknya sementara hak-hak para konsumen diabaikan.

Sementara itu pemilik  nomor jaringan internet speedy 583576 yang ditemui Nusantara Post mengaku sangat kecewa  atas pelayanan PT. Telkom Cabang Pontianak.

Pihaknya merasa dirugikan oleh sikap petugas PT. Telkom karena telah terhambat dalam berkomunikasi dengan keluarga, juga jaringan internet  yang menunjang pekerjaan sehari-hari tidak loading. “Kami tak menyangka perusahaan BUMN besar seperti PT. Telkom kinerja amburadul seperti itu. Atau mungkin saja sudah mau bangkrut,” tandasnya. /kli


Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *