Diduga Mesum : Razia Pekat Tim Gabungan Amankan Dua Pasang Bukan Pansuri di Kos-kosan, Satu Pelajar Ikut Terjaring

POSTKOTAPONTIANAK.COM

MELAWI ! KALBAR : Dalam keadaan pandemi Covid-19 dan bertepatan pada bulan suci Ramadhan ini Tim Gabungan yang terdiri dari Sat Pol PP, TNI- Polri, Melawi mengelar Rezia penyakit masyarakat ( PEKAT ).

( Foto : Pasangan yang terjaring di bawa ke kantr Sat Pol PP Melawi./ joni )

Sedikitnya dua pasangan yang diduga melakukan pelanggaran peraturan daerah tentang ketertiban umum, terjaring saat TimD Gabungan yang  menggelar razia “PEKAT” (Penyakit Masyarakat)  di sejumlah Hotel, Penginapan dan Kos–kosan di wilayah Kabupaten Melawi.

Pasalnya, di dapat dua pasangan yang terjaring pada waktu razia tersebuat adalah salah satunya masih pelajar Kelas 2 (Dua) di salah satu Sekolah di Kabupaten Melawi.

Dua pasangan yang terjaring ditempat yang berbeda yaitu berinisial P,V,E dan L dua pasangan tersebut langsung di amankan oleh Anggota Polisi Pamong Praja dikarenakan tidak bisa menujukan surat yang menyatakan pasangan suamai – istri.

Pasangan P dan V di tangkap di salah satu Kost di desa Pall Tangah dengan keterangan dari sumber yang terpercaya, bahwa P adalah salah satu karyawan di San Aqua di Kabupaten Melawi sementara  V di ketahui masih pelajar menengah dan duduk di bangku kelas dua di salah satu sekolah di Kabupaten Melawi,jelas sumber dilapaangan.

Sedangkan satu pasangan lagi berinisial E dan L diamankan di kos – kosan daerah Jalan Juang Nanga Pinoh tepatnya depan rumah haji sukiman.

Kedua pasangan tersebut langsung di amankan di kantor Polisi Pamong Praja di Jalan Provinsi Nanga Pinoh Kota Baru Km.7 Kelakik, Nanga Pinoh Kabupaten Melawi Kalimantan Barat.

Giat Pekat tersebut langsung di Pimpin oleh EC.Albet Toni .S.Sos selaku Kasat Pol PP Kabid Risdik. “ Mereka kita bawa untuk didata dan diberikan pembinaa. ” Kegiatan razia ini mulai dari Rajawali dan di lanjutkan ke Kost Paal Tengah, Lanjut lagi ke Kos Sedimulyo dan Hotel – hotel, terangnya.

Katanya, Pekat ini kita gelar setiap tahun terutama menjelang bulan suci ramadhan. Dalam mengurangi tindakan penyakit masyarakat.

“ Namun kali ini kita hanya menemukan 2 pasang bukan resmi suami istri.  ” Ini yang di duga kumpul diluar nikah
dan hal tersebut, berdasarkan pendataan dan pemeriksaan intensif petugas di kantor Sat Pol-PP, Tegasnya./*

(JONI)


Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *