Diduga Melanggar UU No 15 Tahun 1999 Tentang Otda

Direktur Fresh : BPK Harus Bidik PDAM Asasta

DEPOK ! POSTKOTAPONTIANAK. com – Dierektur Excutive Forum Riset Ekonomi dan Humanika (Fresh) Murthada Sinuraya menilai, bahwa perlunya Badan Pemeriksa Keuangan  Republik Indonesia (BPKRI), mengaudit Perusahaan Dagang Air Minum (PDAM) Asasta. Artinya, PDAM Asasta tersebut harus dibenahi, bahkan harus di audit. Sebab ketika penyerahan aset PDAM Kahuripan Bogor ke PDAM Asasta diduga tidak sesuaian dengan Undang-Undang no15 tahun1999 tentang Otda Kota Depok dari hasil pemekaran Kabupaten Bogor.

“Terkait dengan hal diatas sangat mendasar dalam manajemen air bersih sebagai kebutuhan dasar warga Depok khususnya. Artinya, dalam dua tahun PDAM Asasta merugi terus. Itu diduga akibat penyebabnya kebijakan penyusutan aset yang high cost,” terangnya
kepada wartawan, Jum’at (8/1/2016), di Depok.

Murthada mengingatkan, bahwa pihak PDAM Asasta rencananya akan menyeleksi 3 Direksi. Pasalnya perlu dipantau PDAM tersebut baru berumur 3 tahun lebih, maka dari itu perlunya perhatian serius. Jadi perlu diperhatikan oleh Walikota Depok Nur Mahmudi Ismail yang masih sisa waktu jabatanya hingga akhir 26 januari 2016, untuk dipertimbangkan kembali.

“Artinya ,perlunya perhatian keseriusan dalam menentukan spcialisasi calon Direksi itu. Bahkan setidak nya untuk menunda recrument Direksi baru PDAM tersebut,” imbuh pengamat APBD Univ Pancasila Jakarta itu./Faldi/Sudrajat


Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *