Diduga Ketidakpuasan, Kantor PT.HHK Timur di Bumi Hanguskan

KETAPANG-Karena merasa ketidak puasan warga terhadap pelayanan oleh Pihak Management PT.HHK Timur Lipat Gunting Estate terhadap para petani Kelapa Sawit akhirnya membuat permasalahan yang besar.

Diduga gudang milik PT.HHK terbakar./w.us
Diduga gudang milik PT.HHK terbakar./w.us

Dari hasil info sementara yang di dapat wartawan melalui salah satu pihak keamanan yang bertugas di HHK Timur menyampaikan bahwa, ” berawal dari sekitar pukul 16.00 kami mendapat kabar bahwa saudara Sahmudi Manager CDO disandera oleh warga batu leman dan warga Desa Jihing Kecamatan Balai Riam Kabupaten Sukamara. Sahmudi dibawa ke kantor Desa Jihing yang pertemuan nya di hadiri oleh Kepala Desa Jihing.

Dengar berita itu kami segera mengambil langkah supaya tidak terjadi anarkis yang dilakukan oleh warga dari Dusun Batu Leman dan Desa Jihing tersebut. Kami yang BKO di HHK Timur bersama anggota brimob langsung menuju ke kantor Desa Jihing.

Sementara pertemuan mereka di Kantor Desa kami tidak turut masuk kedalam, dan setelah negoisasi warga Desa Jihing bisa sudah diselesaikan melalui Kepala Desanya.

Sementara perwakilan dari dusun Batu Leman minta agar saudara Sahmidi dibawa kedusun Batu Leman Desa Batu Sedau Kecamatan Manis Mata Kalbar.

Dijelaskan, sekitar pukul 19.00 saudara Sahmudi di masukan kedalam mobil pengamanan dan diarahkan kemana karena terpisah mobil dengan rombongan kami. Dalam masa pencarian mobil yang membawa saudara sahmidi, sekitar pukul 20.00 kami menerima kabar bahwa kantor HHK Timur sudah di obrak abrik dan sudah terjadi pembakaran yang diperkirakan dilakukan warga kurang lebih sekitar 500 orang.

Saat di tanya apakah ada info sebelumnya tentang rencana gerakan masa tersebut, Petugas dari TNI yang BKO di HHK Timur menjawab tidak ada, mungkin mereka dengan cara  kontek menggunakan hand phone untuk merencanakan gerakan tersebut, yang berasal dari warga dusun Labu, Seguling, Batu Leman dan Desa Jihing.

Tapi yang jelas pada saat warga melakukan pembakaran kami posisi kami tidak berada di TKP”, jelasnya.

Info sementara yang didapat dilapangan, Kantor Besar PT. HHK Timur ludes terbakar juga gudang logistik, gudang minyak.

Pembakaran bangunan di beberapa titik di lokasi PT. HHK Timur yang dilakukan ratusan orang yang terjadi sekitar pukul 19.30 waktu setempat dibenarkan oleh Wakapolres Kompol Sahroni Tohir yang tiba  ke tempat kejadian pagi Sabtu (11/7/2015).

Sahroni menjelaskan, kalau pembakaran oleh ratusan warga dipicu dari keinginan masyarakat yang meminta kasus pencabutan laporan pada awal tahun 2015 atas kasus pencurian sawit milik PT.HHK Timur oleh masyarakat.

Padahal kasus tersebut diketahui sudah lama dan bahkan beberapa pelaku sudah ada yang P21.

Kasus memanas karena adanya pengecekan lokasi tempat kejadian pencurian sawit oleh pihak kepolisian dan beberapa warga juga turut diambil keterangan oleh anggota kepolisian, ” jelas Sahroni via telepon, Sabtu (11/7/2015) sore kepada wartawan.

Akibatnya, merasa kasus tersebut terus berlanjut, warga setempat langsung menyandera orang perusahaan pada jumat (10/7). Namun karena akhirnya orang perusahaan dapat lepas makanya warga kembali marah dan melakukan pembakaran.

“Kita minta masyarakat tidak main hakim sendiri, jika ada kesalahan atau pelanggaran hukum oleh perusahaan silahkan lapor ke Kepolisian, jangan main hakim sendiri,” pinta nya.

Ditambahkan, Sahroni menegaskan pihaknya saat ini masih melakukan penyelidikan dan mempelajari kejadian tersebut. ” Saat ini belum ada tersangka yang ditetapkan, dan pihak kami masih melakukan pengembangan dan penyelidikan terkait persoalan ini,  tegasnya./w.us /heri


Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *