Dianggap Telah Langgar AD ART LSM Penjara Pimpinan Thohir Barabba di Bekukan

Ketua LSM Penjara Kota Depok, Hamza Al Ghazali Nababan   (Ist)
Ketua LSM Penjara Kota Depok, Hamza Al Ghazali Nababan (Ist)

POSTKOTAPONTIANAK.COM ! DEPOK-Bakal Calon Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Pemantau Kinerja Pejabat Aparatur Negara (Penjara) Kota Depok, Hamza Al Ghazali Nababan membenarkan, bahwa DPC LSM Penjara bersimbol kujang kepemimpinan M. Thohir Barabba (Tompay) hanya berumur satu tahun itu, sejak dideklarasikan pada bulan Mei tahun lalu (2014) di Gedung Sekar Peni Depok telah dibekukan untuk melakukan aktifitasnya oleh DPD LSM Penjara Jawa Barat.

“Benar DPD LSM Penjara Jawa Barat telah menerbitkan Surat Pembekuan (SP) DPC LSM Pejara Kota Depok Nomor : 005/DPD/LSM PENJARA/SP-AKL/V/2015, tanggal 7 Mei 2015 tentang pembekuan pengurus/anggota dan segala aktifitas DPC LSM Penjara Kota Depok secara sah dan ditandatangani oleh Budi Harso selaku ketua dan H. Endang Sundana selaku sekretaris DPD LSM Penjara Jawa Barat,” ujarnya kepada wartawan Sabtu (24/5/2015), di Pondok Ngopi Margonda Depok, Jabar.

Menurut Hamza, bahwa Ketua DPD LSM Penjara Jawa Barat Budi Harso, selalu memantau segala kegiatan/aktifitas yang dilakukan seluruh DPC-DPC yang ada di Jawa Barat khususnya DPC Kota Depok dan setiap DPC wajib memberikan laporan segala aktifitasnya secara berkala kepada DPD Jawa Barat. Namun berdasarkan hasil evaluasi yang dilakukan DPD Jawa Barat terhadap kinerja DPC LSM Penjara Kota Depok kepemimpinan M. Thohir Barabba (Tompay), telah melanggar AD/ART LSM PENJARA, selain itu diantara ketua dengan pengurus/anggota lainnya  sudah tidak kolektif dan harmonis untuk menjalankan fungsi, tujuan dan mengembangkan lembaga yang berkesinambungan, yang terjadi adalah hanya mengutamakan kepentingan pribadi akibatnya berdampak terhadap nama baik lembaga.

“Artinya, demi menjaga nama baik lembaga untuk kepentingan bersama, maka DPD LSM PENJARA Jawa Barat memutuskan pembekuan kepada Seluruh Pengurus/anggota dan segala aktifitas  DPC LSM Penjara Kota Depok sampai dengan terbentuknya kepengurusan yang baru. Surat  pembekuan tersebut sudah di kirim ke alamat kantor DPC LSM Penjara Kota Depok serta ke Kantor Kesbangpol Kota Depok,”tutur anggota senior Ormas Pemuda Pancasila Kota Depok itu.

Hamza juga menegaskan, bahwa ketika dikonfirmasikan kepada Agung Setiawan, selaku Ketua Umum LSM Penjara membenarkan adanya pembekuan DPC LSM Penjara Kota Depok. Selama kepemimpinan sdr  M. Thohir Barabba tidak menunjukkan suatu upaya pengembangan, loyalitas terhadap lembaga dan tidak ada niatan pembenahan internal sehingga terjadi konflik  yang berkepanjangan pada pengurus inti di Kota Depok, DPD Jawa Barat sudah tepat mengambil sikap tersebut.

“Jadi artinya seluruh pengurus/anggota dan segala aktifitas DPC LSM Penjara Kota Depok dibekukan termasuk dokumen-dokumen yang berkaitan dengan DPC LSM Penjara Kota Depok sudah tidak berlaku lagi sejak ditetapkannya surat pembekuan tersebut, dan segala sesuatu atau permasalahan yang timbul bukan tanggungjawab DPD/DPP LSM Penjara lagi,” tandasnya.

Hamza juga mengingatkan, bahwa seluruh rekan-rekan DPD dan DPC yang dipusat maupun didaerah agar selalu berpedoman terhadap AD/ART, mentaati dan  mematuhi semua aturan-aturan maupun Undang-Undang yang  berlaku dalam penyampaian aspirasinya.

“Bahkan berakhir mendapat tanggapan yang positif dan bermanfaat untuk kemajuan Pemerintah dan masyarakat. Terima kasih kepada instansi pemerintah, swasta serta  masyarakat khususnya yang berada di Kota Depok atas segala dukungannya,” imbuhnya./Faldi/Sudrajat


Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *