Dewan Desak Tunjangan Aparatur Desa Dicairkan

Abuntono anggota DPRD Sekadau Fraksi HAnura - /mus
Abuntono anggota DPRD Sekadau Fraksi HAnura – /mus

POSTKOTAPONTIANAK.COM ! SEKADAU-Sampai hari ini, gaji dan tunjangan aparatur desa mulai kepala desa, kepala urusan, kepala dusun, hingga ketua RT di seluruh Kabupaten Sekadau tak kunjung cair. Tak ayal, segenap perangkat desa dibuat pusing. Bagaimana tidak, tunjangan yang ditunggu-tunggu tak jua ada kabarnya. Tak hanya tunjangan tahun 2015, bulan desember 2014 pun belum juga cair.

Namun demikian, para perangkat desa tak berani bersuara untuk sekedar mengeluh atau menanyakan hal ini kepada instansi yang mengurusinya.

Merasa prihatin dengan keadaan yang dialami perangkat desa di seluruh wilayah Kabupaten Sekadau, anggota DPRD angkat bicara. Biasanya, kalau dewan sudah berkoar-koar urusannya bisa lebih cepat ditangani.

Abuntono, anggota DPRD Sekadau Fraksi Hanura mempertanyakan apa yang menjadi kendala lambannya pencairan gaji atau tunjangan perangkat desa. Abun mengaku sangat prihatin dengan nasib perangkat desa.

“Gaji atau tunjangan kan hak orang, kenapa sampai sekarang belum cair. Sudah sejak januari, artinya sudah lima bulan sampai Mei belum cair.

Walaupun nilainya tidak begitu besar, tapi sangat berarti untuk mereka,” kritik Abun saat menghubungi postkotapontianak lewat telepon selulernya, kemarin.

Di satu sisi, aparat desa terus diminta untuk meningkatkan kinerjanya sebagai ujung tombak pembangunan. Abun khawatir, persoalan tunjangan yang belum cair-cair akan berdampak panjang, misalnya mengganggu kinerja aparat desa. “Jangan sampai persoalan tunjangan ini mengganggu kinerja aparat desa,” kata Abun.

Agar hal ini tak terjadi, Abun mendesak agar tunjangan aparat desa segera diurusi oleh instansi yang bersangkutan. “Kita jangan berdalih daerah lain juga ada yang belum cair, kita urus daerah kita saja. Tolong lah persoalan ini cepat diurusi jangan sampai berdampak lebih luas,” desak Abuntono.

Senada, politisi Nasdem yang juga anggota DPRD Sekadau, Paulus Subarno turut prihatin dengan kondisi yang dialami para perangkat desa. Menurut Barno, persoalan serius ini perlu segera ditangani secara intensif. “Bagaimana mereka mau menjalankan kewajiban jika hak mereka belum dipenuhi,” timpalnya./mus


Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *