Dewan Berharap, Jangan Sampai Ada Putus Sekolah

SINTANG-Anggota DPRD Sintang Welbertus menilai angka putus sekolah di Kabupaten Sintang masih tebilang tinggi, dan perlu kerja keras untuk mengatasinya, ujar Politisi PDI Perjuangan tersebut kepada media ini.(3/4)

Ia meminta agar persoalan pendidikan diminta tidak diabaikan. Kemajuan sumber daya manusia(SDM) sulit lepas dari tuntutan kemajuan zaman. Era globalisasi yang penuh persaingan menjadikan pendidikan sebagai dasar penting.

Karena itu, generasi muda perlu mengejar pendidikan. Tidak boleh absen dalam belajar. Apabila kalau sampai putus sekolah, diminta jangan sampai terjadi.

Demikian halnya hal senada juga disampaikan ketua komisi C DPRD Sintang Herimaturida, Ia mencontohkan kini kemajuan teknologi begitu cepat. Maka SDM bidang teknologi dibutuhkan. Generasi muda perlu mengambil peran dalam kemajuan tersebut.  Jangan sampai hanya  menjadi objek bagi kemajuan. Namun perlu menjadi memposisikan diri sebagai  pencipta kemajuan. Karena itu, yang dibutuhkan yakni kemampuan SDM. Handal serta profesional. Pencapaian tersebut bisa diraih melalui bidang pendidikan. Persaingan bebas di era globalisasi, membutuhkan SDM yang tangguh. Jangan sampai anak Indonesia,khususnya di Sintang, putus sekolah.

“Perlu kerja sama antara pendidikan formal dengan non formal, untuk mengatasi angka anak putus sekolah, supaya tidak terjadi,” katanya.

Menurut Legislator Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) ini, siswa yang tidak masuk sekolah formal, bisa diterima dalam pendidikan kesetaraan.

“Dengan kerja sama yang baik antara pendidikan formal dan non formal, tidak akan ada lagi anak-anak yang putus sekolah,” kata Herimaturida.(Red)


Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *