Desa Kuala Mandor A Perlu Mendapatkan Perhatian Pemkab Kubu Raya

KUBU RAYA – POST KOTA PONTIANAK.COM – Kepala Desa Kuala Mandor A Kecamatan Kuala Mandor B Kabupaten Kubu Raya, Nursalam, mengatakan bahwa masih banyak infrastruktur pedesaan yang harus segera mendapat perhatian dari Pemerintah Kabupaten Kubu Raya. Ia mengatakan, sejauh ini desa yang dipimpinnya sejak Tahun 2013 lalu hanya bergantung pada APBD Kabupaten Kubu Raya.

Nursalam-zl pkpNamun, dibalik semua itu pada tahun 2014 lalu, Desa Kuala mendapatkan bantuan pembangunan dari pemkab KKR diantaranya, pembangunan dermaga, pembangunan jalan rabat beton, dan normalisasi. “Selain itu, desa kami juga mendapatkan bantuan dana berupa pembangunan beberapa infrastruktur yang dikucurkan oleh pemerintah provinsi Kalbar”, jelas sosok yang dikenal sangat ramah oleh masyarakat setempat.

Pada kesempatan yang sama, Nursalam mengeluhkan adanya beberapa paket proyek yang masuk ke desa tanpa melalui koordinasi dengan aparat desa. “Kami dari perangkat desa sangat menyesalkan adanya paket proyek yang masuk ke desa tanpa permisi. Pasalnya, jika terjadi permasalahan pada saat maupun setelah rampungnya proyek tersebut, maka yang disalahkan bukan kontraktor tapi aparat desa yang akan disalahkan oleh masyarakat. Jika pihak pelaksana proyek masuk dengan tata karma yang baik, maka bisa dipastikan proyek tersebut akan didukung oleh seluruh masyarakat”, terangnya Nursalam, yang ditemui di kediamannya.

Disisi lain, pihak desa juga mempertanyakan mengapa setiap proyek yang masuk ke desa pihak pelaksana atau pihak Dinas PU Kubu Raya tidak melakukan sosialisasi terlebih dahulu kepada masyarakat. “Jika dilakukan sosialisasi terlebih dahulu, maka pihak aparat desa dan masyarakat bisa tahu secara detil berapa dana yang dikucurkan pemerintah untuk proyek tersebut. Padahal dana untuk sosialisasi itu telah dianggarkan. Kemana dana sosialisasi tersebut?”, tanya Nursalam lantang.

Selain itu, kepada desa yang juga dikenal rendah hati ini mempertanyakan mengapa setiap proyek yang masuk ke Desa Kuala Mandor A selalu tidak memasang plang proyek. “Sesuai dengan peraturan, setiap proyek harus memasang plang atau papan nama proyek sehingga masyarakat bisa tahu. Jika tidak memasang plang proyek, maka bisa dikatakan proyek tersebut adalah proyek siluman”, jelasnya.

Pada tahun 2015 ini, Nursalam dan perangkat desa lainnya akan mendesak pemerintah Kubu Raya agar segera memberikan perhatian kepada Desa Kuala Mandor A, khususnya dalam bidang pendidikan. “Masih banyak gedung sekolah di desa kami yang bangunannya cukup memprihatinkan. Dalam musrenbang nanti, kami akan mendorong agar bidang pendidikan di Desa Kuala Mandor A segera diperhatikan”, tandasnya.(zn-pkp)


Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *