Demi Dapatkan Bantuan Pemerintah, Warga Rebutan Antrian No Abaikan Protap Kesehatan

 

POSTKOTAPONTIANAK.COM

MEMPAWAH :  Animo pengusaha mikro dan kecil di Kabupaten Mempawah untuk mendapatkan Banpres Produktif Usaha Mikro (BPUM) sangat tinggi. Ratusan orang mendatangi Dinas Penanaman Modal, Koperasi, UKM dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu di Jalan Daeng Menambon Mempawah, Senin (31/08/2020) pagi.

Membludaknya pengusaha kecil yang ingin mendapatkan bantuan hibah senilai Rp 2,4 juta per orang itu membuat petugas kewalahan. Seperti yang terlihat di rekaman video yang beredar di masyarakat, ratusan orang tampak berebut nomor antrian di Halaman Kantor Dinas Penanaman Modal, Koperasi, UKM dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu.

BACA JUGA : Kegiatan Patroli Polsek Pontianak Timur Dimanfaatkan Protokol Kesehatan

 Dandim Sintang Tinjau Pembangunan Posyandu dan PAUD Program Percepatan Desa Mandiri

 Nuroji Sebut Strategi Politik, Nyatanya Prabowo Restui Pradi-Afifah Pimpin Kota Depok

 Hadir di Polsek Sungai Sungai Kunyit, Kapolda Terapkan 3 Pedoman Kepada Personel

 Majelis Ta’lim Mualaf Hijrah Lil Iman Serahkan Ratusan Santunan Kepada Anak Yatim Piatu

Parahnya, mereka mengabaikan prosedur tetap (protap) kesehatan Covid-19 yang diberlakukan Pemerintah Kabupaten Mempawah. Mengingat, wilayah Kabupaten Mempawah sendiri masih berstatus zona kuning Covid-19 dengan total temuan 22 kasus pasien positif Covid-19.

“Ramai sekali yang datang untuk mendaftarkan diri sebagai penerima bantuan. Saya sendiri belum dapat nomor antrian pendaftaran,” aku Minarti, salah seorang pengusaha kecil di Kecamatan Mempawah Hilir.

BACA JUGA : 

 DIJUAL RUMAH : LOKASI SUNGAI RAYA DALAM KOTA MADYA PONTIANAK

Pemerintah menargetkan, BPUM diterima oleh 12 juta pedagang kecil di seluruh wilayah Indonesia. Bantuan hibah tersebut diharapkan dapat digunakan dengan sebaik mungkin untuk membantu permodalan bagi pengusaha mikro dan kecil ditengah situasi pandemi Covid-19 yang telah berlangsung sejak beberapa bulan terakhir ini.

BACA JUGA : Sebut Berita Wartawan Fitnah dr. Feri Sampaikan Permohonan Maaf

“Saya sangat berharap bisa mendapatkan bantuan permodalan dari pemerintah. Karena, pandemi Covid-19 menyebabkan daya beli masyarakat menurun hingga omset usaha yang kami jalankan tak lancar,” harapnya mengakhiri./GuN.


Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *