Deklarasikan Partai Idaman, Inikah Puncak Karir Politik Rhoma Irama

JAKARTA – Rhoma Irama hari ini, Sabtu (11/7) mendeklarasikan partai miliknya yang diberi nama Partai Idaman yang merupakan akronim dari Partai Islam Damai Aman.  Salah satu yang ditawarkan Rhoma Irama melalui Partai Idaman adalah menampilkan Citra

Rhoma Irama.[Dok./Fury/radarindonesianews.com]
Rhoma Irama.[Dok./Fury/radarindonesianews.com]

Islam yang Rahmatan Lil ‘alamin dan membangun Indonesia yang pancasilais.

Lalu apakah ini menjadi puncak karir politik sang Satria Bergitar?

Walau lebih dikenal sebagai penyanyi dangdut, tetapi karir politik Rhoma Irama tak bisa dibilang biasa-biasa saja. Pertama kali masuk sebagai anggota DPR-RI pada tahun 1993 mewakili utusan Golongan seniman dan artis pada tahun 1993.

Citra Islam yang melekat pada lagu-lagunya membuatnya memilih berlabuh ke Partai Persatuan Pembangunan dimana sebenarnya pemerintah Orde Baru menginginkannya bergabung ke Golongan Karya.

Kemudian pada tahun 1997, seiiring dengan kejatuhan Orde Baru, Rhoma Irama malah bergabung dengan Partai Golkar yang justru membuat banyak pendukungnya kecewa. Akhirnya pada tahun 2009, Rhoma balik lagi ke PPP.

Pada tahun 2014, Rhoma Irama meramaikan bursa Calon Presiden. Sempat dideklarasikan oleh Partai Kebangkitan Bangsa tetapi nyatanya ia hanya sekadar bakal calon Presiden, karena PKB akhirnya memilih berkoalisi dengan PDIP.

Karena itu banyak pengamat yang selanjutnya menganggap bahwa langkah Rhoma Irama mendirikan partai politik adalah bagian dari kekecewaannya yang tidak mendapat dukungan partai.

Menarik melihat kiprah Partai Idaman bentukan Rhoma Irama ini?[akt]/(radar-indo)


Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *