Deklarasi FPII Untuk Tolak Kererasan Terhadap Wartawan Didukung Penuh Kapuspen TNI

POSTKOTAPONTIANAK.COM

(JAKARTA) – Panglima TNI Jendral TNI Gatot Nurmantyo melalui Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen TNI Wuryanto, menyampaikan permintaan maaf dari atas ketidak hadirannya dikarenakan adanya kegiatan rapat mendadak.

Panglima TNI Jendral TNI Gatot Nurmantyo melalui Kapuspen TNI Mayjen TNI Wuryanto, juga mengucapkan selamat atas terbentuknya FPII di Indobesia ini dan berharap kehadiran FPII akan bermanfaat bagi bangsa dan Negara Indonesia.

Kapuspen TNI Mayjen TNI Wuryanto, mengatakan pemecah persatuan banyak terjadi dimana-mana lewat penyebaran berita-berita Hoax.

“Tidak semua saya bisa menjelaskan, tapi setiap hari berita hoax itu selalu datang. Dan saya berharap dengan adanya FPII ini dapat menjadi Garda terdepan Untuk menjaga NKRI dari upaya-upaya pemecah pemersatuan Negara Indonesia lewat berita Hoax,” ujar Kapuspen TNI saat Memberikan Kata Sambutan dalam kegiatan Deklarasi FPII di Gedung Joeang Pada Senin (22/5)

Ketua Presedium FPII Kasihahhati menuturkan, Dengan banyaknya intimidasi dan kekerasan terhadap para jurnalis diseluruh wilayah Indonesia, maka dirinya bersama-sama teman-teman pers yang ada diseluruh wilayah Indonesia membentuk FPII.

“Dewan Pers susah tidak Independent, dan hal ini sangat bermanfaat agar para jurnalis bisa mempunyai wadah untuk membela teman-teman wartawan yang terintimidasi, dan tidak pernah dibela oleh Dewan Pers,” ujar dia.

Salah satu Wartawan Senior Satrio Sunandar menambahkan, seorang wartawan harus mengabarkan berita yang benar-benar atau sesuai dengan fakta dilapangan, walaupun kabar kebenaran tersebut akan mendapatkan risiko yang harus dihadapi.

“Jadi kalau benar katakan benar, dan yang salah katakan salah. Meskipun akan banyak resiko yang menimpa kepada dirinnya nanti. Dan seorang wartawan juga tidak boleh berhenti membaca untuk terus berkembang mengikuti zaman,” kata dia.

President Presesium FPII Ferdinand berharap FPII dapat menjadi wadah baru pemersatu Insan Pers Independent di Indonesia.

“Jaga jalinan cinta kasih untuk satu tujuan indonesia jaya, maka FPII juga akan jaya selaras dengan sendirinya,” ungkap dia.

(Viky)

Foto Kapuspen Saat Kegiatan Deklarasi FPII di Gedung Joeang Jakarta Pusat / Viky / POSTKOTAPONTIANAK.


Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *