Dandim Mempawah Hadiri Gerakan vaksinasi Nasional Bagi Petani GAPKI KalBar

Mempawah – Komandan Kodim 1201/ Mempawah Letkol Inf Dwi Agung Prihanto, hadiri Vaksinasi Nasional kepada tujuh juta GAPKI dan warga sekitar perkebunan kelapa sawit yang di laksanakan secara serentak di 17 propinsi yang ada di Indonesia, Jumat (24/09/2021), bertempat lokasi Perkebunan PT. Peniti Sungai Purun jl. Raya Anjongan km 45, Desa Anjongan Kecamatan Anjongan, Kabupaten Mempawah.

Komandan Kodim 1201/Mph mengatakan, hari ini telah di laksanakan vaksinasi nasional yang di lakukan kepada petani sawit dan masyarakat di sekitar perkebunan guna meningkatkan Herd Imunity nasional yang di programkan oleh pemerintah.

“Di harapkan semua elemen masyarakat ikut berperan aktif dalam menanggulangi pandemi Covid-19, dengan vaksin dapat menjadikan Indonesia sehat Indonesia hebat dan tetap menerapkan protokol kesehatan,” ucap Dandim.

Muhidi Direktur Area PT Peniti Sungai Purun dalam sambutannya mengatakan, bahwa vaksinasi adalah opsi nasional yang harus kita tingkatkan dan kita harus peduli akan program dari pemerintah tentang covid 19.

“Kami bersama tenaga kesehatan memberikan vaksinasi kepada Petani perkebunan sawit serta masyarakat sekitar memulihkan pandemi Covid-19 segera dapat teratasi khususnya di provinsi Kalimantan Barat,” ujar Muhidi Direktur Area PT.

Pencanangan gerakan vaksinasi nasional bagi masyarakat desa dan petani sekitar perkebunan kelapa sawit di 17 propinsi cabang GAPKI serta dialog interaktif (virtual) bersama presiden RI bapak Ir.H.Joko widodo.

Kegiatan vaksinasi di perkebunan sawit PT. PSP di hadiri Bupati Mempawah Hj.Herlina, Dandim 1201/Mph Letkol Inf Dwi Agung Prihanto, Kapolres Mempawah AKBP Fauzan Sukmawansyah, Ketua GAPKI Ibu. Purwati Munawir, GM Area PT. PSP Muhidi, Kadis Kesehatan Kabupaten Mempawah Jamiril, Kadis Pertanian Kab. Mempawah Gusti basrun, Camat Anjongan Rebo Prawira beserta perangkat desa, Tokoh Adat dan Tokoh Masyarakat Kecamatan Anjongan./*

Pendim 1201/Mpw/BU.


Write a Reply or Comment

Your email address will not be published.