Cornelis : IKAPTK Beri Masukan ke Pemerintah

Gubernur Kalbar Cornelis./try

POSTKOTAPONTIANAK.COM

( Pontianak ) – Gubernur Kalimantan Barat Cornelis meminta Ikatan Alumni Perguruan Tinggi Kepamongprajaan (IKAPTK) Provinsi Kalbar,memberikan sumbangsih pemikiran
terhadap jalannya tata kelola pemerintahan. Menurut dia, sebagai alumni sekolah khusus yang terkair dengan tata kelola pemerintahan, anggota IKAPTK
harusnya tidak diam saat ada kebijakan yang dibuat pemerintah, ternyata tumpang tindih dengan kebijakan lainnya.

“Kita alumni-alumni APDN, IPDN apapun yang menyangkut pemerintahan tidak berani bersuara, heran saya,” ungkap Cornelis saat membuka Kongres IKAPTK
Kalbar di Pontianak, Senin (27/3/2017).

Pada kesempatan tersebut hadir Wakil Gubernur Christiandy Sanjaya, Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Kalbar Ny. Frederika Cornelis, serta tamu undangan lainnya.

Pada kesempatan itu juga Gubernur Cornelis menyematkan pin kehormatan IKAPTK kepada mantan Rektor APDN Pontianak Tabrani Hadi.

Terkait masukan ke Pemerintah, Cornelis mencontohkan, Undang-undang tentang pemerintahan desa. Dimana ada dua Kementerian yang menjadi koordinator dari pemerintahan desa, yaitu Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Desa, Daerah Tertinggal dan Transmigrasi. Padahal dulunya, hanya ada satu Kementerian saja.

“Sekarang Kepala Desa, pemerintahannya sudah beda, komandannya udah beda.
Dua matahari bersinar,” katanya.

Cornelis menyatakan, harusnya orang-orang yang paham dan mengerti tentang
tata kelola pemerintahan, memberikan masukan kepada para pengambil kebijakan. Sehingga bisa meminmalisir tumpang tindihnya aturan atau kebijakan.

“Harusnya berani bikin konsep dengan pemerintah. Karena kadang-kadang pimpinan kita juga nggak paham. Karena namanya ngurus rakyat ini, mulai dari dia lahir sampai meninggalnya. Kan diurus,” pungkasnya.

Cornelis berpesan agar alumni IKAPTK di Kalimantan Barat mampu memberikan
contoh kepada aparatur sipil negara (ASN) yang kebanyakan tidak memiliki latar belakang ilmu khusus pemerintahan.

“Alumni APDN, IPDN harus berikan contoh kepada ASN lain, disiplin dan memiliki loyalitas dalam menjalankan tugas,” harap Cornelis.

Cornelis sendiri tercatat sebagai salah satu alumni APDN Provinsi Kalbar yang lulus pada tahun 1978, dan mengawali karier sebagai seorang abdi negara tahun 1978 dengan menjadi Camat di Kecamatan Mandor, Kabupaten
Landak.(tryi)


Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *