Bupati Sintang Jarot Winarno Minta ASN Juga Tidak Mudik Lebaran

www.postkotapontianak.com

SINTANG. Menyikapi Pademi Gelobal Virus Corona yang saat ini masih merajarela Bupati Sintang Jarot Winrno meminta kepada seluruh Aparatur Sipil Negara di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sintang untuk tidak mudik lebaran mendatang, hal ini dilakukan sebagai upaya memutus rantai penyebaran Covid-19, larangan ini tertuang dalam surat edaran Bupati Sintang Nomor 860/1276/BKPSDM-D.
Selain itu, Bupati Sintang Jarot Winarno, juga meminta kepada seluruh masyarakat di Kabupaten Sintang untuk tidak mudik mengingat sebentar lagi akan memasuki bulan Ramadhan tahun 2020 yang mana hal ini ditujukan untuk memutus rantai penyebaran COVID-19. “Kami harapkan masyarakat Sintang tidak mudik Lebaran, baik yang dari Sintang ke luar, dan begitu juga sebaliknya, kita tidak tau jika kita mudik bisa saja membawa kuman-kuman corona,” kata Jarot (13/04/2010).
Jarot Winarno juga menegaskan, pihaknya beserta instansi terkait seperti Dinas Kesehatan dan unsur TNI0Polri akan terus malakukan pencegahan terhadap penyebaran Virus COVID-19. “ASN, TNI-Polri tidak boleh mudik, jadi masyarakat juga diharapkan dapat mengikuti aturan yang ada sehingga bersama kita dapat memutus rantai dari virus corona ini,” ujarnya.
Dikatakannya, 86% kasus COVID-19 tanpa gejala sehingga harus selalu waspada. “Saya melihat, Indonesia saat ini mencapai puncak COVID-19, dan akan menghadapi bahaya besar, yakni arus mudik Lebaran dan pasca-Lebaran,” terangnya.
Jarot menambahkan, ODP diminta untuk tidak berkeliaran dan melakukan karantina mandiri dalam mencegah penyebaran COVID-19. “Untuk yang ingin mudik urungkan dulu niatnya, jaman sudah maju teknologi bisa kita gunakan untuk berkomunikasi dengan keluarga yang jauh jadi manfaatkanlah,” tambahnya.


Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *