Bupati Melawi Positiv Covid-19 Satu Keluarga

PKP ! MELAWI KALBAR – Bupati Melawi Panji .S.sos  menjelaskan ke satu sekeluarga positif covit 19. Hasil tes kesehatan. Bupati Melawi langsung umum kan hasil tes diri dan keluarganya.  Hal tersebut diumumkan langsung lewat vedio WhatsApp-nya, Selasa  2/6/2020.wib terbuka tidak ada disebunyikan. Demikian ini merupakan keterbukaan publik dan biar masyarakat Melawi tahu,.01.30.

Bupati Melawi tegaskan bahwa dirinya positif satu keluarg. Penegasan Panji dalam menyampaikan dengan lugas dan tegas bahwa kami satu keluarga sedang menjalani isolasi mandiri dirumahnya di jalan Seratu Kediaman rumah pribadi Bupati. Panji menjelaskan kami satu keluarga dilakuan isolasi mandiri di pengawasan ketat dari dr khusus dari medis.

Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Melawi melaui jurubicara dr. Ahmad Jawahir kembali mengelar Press Release terkait penambahan 6 orang terkomfirmasi positiv PCR SWAB di Kabupaten Melawi. Senin (01/6/20). Sore di rumah Jabatan Ketua DPRD Melawi.

Sebelumnya Tim Gugus Tugas Covid 19 Kab Melawi juga telah mengumumkan 1 Warga terconfirmasi Positiv beberpa waktu lalu,setelah hasil PCR Swab terdapat penambahan 6 warga terkonfirmasi Positiv menjadi 7 orang Berikut inisial yang telah dinyatakan positif berdasarkan hasil PCR SWAB :

1.PCR 002 Laki-laki domesili Desa Paal Kecamatan Nanga Pinoh,
2.PCR 003 Laki-laki domisili Desa Tembawang Panjang Kecamatan Nanga Pinoh
3.PCR 004 Perempuan Desa Paal Kecamatan Nanga Pinoh
4PCR 005 Laki-laki domisili Desa Tembawang Panjang Kecamatan Nanga Pinoh.
5.PCR 006 Laki-laki domisili Desa Tembawang Panjang Kecamatan Nanga Pinoh.
PCR 007 Perempuan domisili Desa Tembawang Panjang Kecamatan Nanga Pinoh.

Dari ke 6 orang yang terkomfirmasi positiv telah dipastikan menjalani karantina mandiri di domisilinya masing-masing dan terkontrol oleh petugas kesehatan.

Seiring meningkatnya kasus Positiv Covid-19 Dari Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Melawi menghimbau kepada masyarakat Kabupaten Melawi untuk senantiasa mengikuti 5 langkah protokol New Normal, dengan menggunakan pelindung diri, menggunakan masker, terutama bila bersama orang lain. mencuci tangan dengan sabun, terutama setelah bersentuhan dengan orang lain atau barang. menjaga Sosial Distensing bila berkerumun di keramiaan yang tidak penting,dengan membiasakan pola hidup bersih dan sehat, yaitu segera mandi dan cuci pakaian yang telah dipakai segera ketika masuk rumah.

Berikutnya jaga kebersihan dan kesehatan lingkungan, dengan 5 protokol New Normal ini, tidak hanya sekedar bisa mencegah Covid, tetapi kita bisa hidup lebih bersih, sehat, kuat dan lebih bersemangat dan terbebas dari banyak penyakit.

“ Selanjutnya kami dari Tim Gugus Tugas akan bekerjasama dengan Organisasi-organisasi profesi seperti Iktan Doktor Indonesia (IDI) Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) dan Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kabupaten Melawi. Segera akan melakukan rapat koordinasi guna melakukan langkah-langkah selanjutnya, “ terang Ahmad Jawahir.

Dengan penambahan yang terkomfirmasi positif hari ini tentu kita harus semakin serius, di tutupnya Pos Perbatasan, bukan berarti kita telah selesai melakukan tugas,justru kita akan melanjutkan diseluruh organisasi profesi beserta jajarannya di semua tingkatan di Kabupaten maupun di semua Kecamatan dan di Desa,terpenting lagi bekerjasama dengan Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan beserta jajarannya dan Desa beserta perangkatnya.

“Pada kesempatan ini,Kami juga mengajak kepada seluruh lapisan masyarakat khususnya Melawi,untuk melaporkan keluarganya dan warganya atau orang disekitar yang telah melakukan perjalanan dari luar Kabupaten Melawi dan segera akan kita tindaklanjuti untuk di lakukan Rafid Tes sebagai Screaning awal” harapnya

“Kami juga akan memberitahukan seperti yang pernah kami lakukan sesuai protokol Kepada Jajaran Forkopimcam terkait beserta Kepala Puskesmas untuk penangganan karantina mandiri. Tim Gugus tugas juga menyediakan tempat karantina dengan fasilitas khusus khusus Puskesmas di Kenual dan rumah Sakit Pratama, bila mana terkomfirmasi positiv tidak berkenan melaksanakan karantina mandiri. Namun tetap kita utamakan karantina mandiri sesuai petunjuk Buku Panduan Covid 19 dari kemenkes,

Selanjutnya,dr Ahmad yang juga Kepala dinas Kesehatan Kab Melawi ini menjelaskan,
Rumah Sakit hanya disediakan bagi mereka yang masuk kategori PDP, yaitu mereka dengan gejala sedang. Di jabarkan dr Ahmad Jawahir, total warga yang telah di lakukan rapit tes 1612 orang, kemudian yang reaktiv rapid tes, atau Positiv rapid tes,sebanyak 70 orang. Sementara Orang Tanpa Gejala (OTG) 37 orang, kemudian, Orang Dalam Pengawasan (ODP) 19 Orang,ungkapnya./*

(Jon)


Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *