Bupati Karolin Menyerahkan Bantuan Kepada  Korban  Banjir di Kersik Belantian

( Bupati Karolin menyerahkan bantuan kepada warga yang terkena banjir di Desa Kersik Belantian Kecamatan Jelimpo Kabupaten Landak Kalbar.rl )
 POSTKOTAPONTIANAK. COM

( NGABANG ) – Bupati Landak, dr. Karolin, Senin, 18/9/2017,  kembali turun langsung ke lokasi banjir untuk menyerahkan bantuan berupa beras kepada lebih dari 100 kepala keluarga yang rumahnya terendam banjir. Menurut Bupati Pemkab Landak akan menginventarisir kerugian lahan pertanian dan di ajukan kepada Provinsi Kalbar agar bisa dibantu untuk persoalan ketahanan pangan.

Diketahui, sebanyak tiga Dusun yang ada di Desa Kersik Belantian  Kecamatan Jelimpo Kabupaten Landak Provinsi Kalimantan Barat, sejak semalam terendam banjir dan salah satu infrastruktur yang terkena dampak banjir adalah jembatan yang ada disana, yang rusak berat akibat banjir tersebut. “Ini masih menjadi PR bagi kami bagaimana segera membantu masyarakat.  Selain dari pada itu untuk mengatasi dampak dari banjir juga diadakan pengobatan gratis dari puskesmas Jelimpo,” tuturnya.

Dia berharap, kejadian itu tidak terulang dan tidak berlangsung lama dan dirinya mengimbau masyarakat disana untuk selalu waspada terhadap perubahan cuaca.

Ditempat yang sama, Kepala BNPB Landak, Banda Kolaga menjelaskan, dari informasi yang ia dapat dari masyarakat setempat, hujan di Desa itu terjadi sejak Sabtu sore, akibat curah hujan yang tinggi menyebabkan tiga Dusun di Desa itu terendam banjir.

“Hujan mulai dari jam 6 sore tanggal 16 kemarin, kemudian hujan sampai sekitar jam 8 pagi, akibat hujan yang lama dan deras mengakibatkan air mulai naik pada jam 12. Pada jam 12 itu air yang kuat plus tinggi kemudian sampai sekitar jam 4 air mulai surut sedikit demi sedikit kemudian pada jam 6 setelah kami mendapatkan informasi pada jam 5 kami langsung bergerak,” katanya.

Dia lalu memerintahkan 10 orang anggotanya untuk mengecek dan berkoordinasi dengan camat setempat untuk turun ke lokasi. “Malam itu saya menurunkan anggota sebanyak 10 orang itu langsung melakukan pengecekan secara langsung dan mendapatkan data kasar. Kita juga mengukur kecepatan air, berapa jiwa yang terimbas oleh banjir ini,” tuturnya.

Pihaknya juga meminta kepada kepala Desa untuk segera menyampaikan laporan secara tertulis terkait dampak kerusakaan dan jumlah korban, agar bisa mendapatkan bantuan dari Pemkab Landak. “Akibat banjir ini menyebabkan beberapa rumah warga di beberapa Dusun yang terdapat di sini habis terendam oleh banjir bandang. Lanah pertanian juga untuk di wilayah ini ada 300 hektar yang terendam,” katanya.(rel/dan)

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *