BOS ONDERDIL JHONNY HANDOKO MENYESALI ATAS PERBUATAN YANG SUDAH DILAKUKAN

POSTKOTAPONTIANAK.COM

( Mempawah ) – Pelaku dugaan penistaan agama di media sosial, Jhonny Handoko (34), mengaku menyesal atas komentar bernada melecehkan yang dipostingnya, tanggal 2 Juni lalu.

“Saya menyesal,” aku Jhonny lirih saat jumpa pers di ruang kerja Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Mempawah, Minggu (24/06/2018) siang.

Kepada awak media, Jhonny pun mengaku tak menyangka jika sebait komentarnya di Facebook tersebut dapat berbuntut hukum. Dia mengaku hanya “menyambar” postingan berita yang diunggah akun Fab Kong. “Tidak menyangka, tahunya pas Jumat itu (dijemput petugas-red),” katanya.

Jhonny juga mengaku, dirinya tidak ada niat ingin membuat ketersinggungan dengan masyarakat di Kabupaten Mempawah. Bahkan dia tidak pernah bertemu (secara fisik) dengan yang namanya Fab Kong, selain hanya pertemanan antarakun di dunia maya. “Saya tidak tahu Mempawah, belum tau (kejadiannya) Mempawah,” sambungnya.

Kendati sempat syok, Jhonny mengaku sebelum diterbangkan petugas dari Jambi ke Mempawah, sempat pamit kepada orangtuanya. Ia dijemput petugas gabungan, Jumat (22/06/2018) siang di toko sparepart (onderdil) miliknya.

“Ya Saya di tempat kerja, di toko spareparts punya sendiri. Dari toko dibawa ke rumah, izin langsung dibawa pergi ke bandara,” kata Jhonny.

Komentar Jhonny Handoko dan Akong yang dianggap menyudutkan.
Sementara itu, Kasatreskrim Polres Mempawah, AKP Denny Satria menyampaikan, pelacakan posisi tersangka cukup memakan waktu. Berawal dari penyisiran beberapa akun Facebook yang “semirip” dengan profil Jhonny Handoko.

“Nama Jhonny Handoko di Facebook lebih dari empat akun, kemudian kita kerucutkan dengan profilnya yang mirip, ada dua akun yang mirip dengan nama profil yang berbeda. Kita kerucutkan lagi, sehingga kita dapatkan profil Jhonny Handoko secara utuh,” kata Denny.

Ia mengisyaratkan, perbuatan melawan hukum ini baru pertama kalinya dilakukan Jhonny, karena dari hasil penelusuran, tidak ditemukan ujaran-ujaran senada. “Dari dua akun tidak ditemukan,” ungkap Denny.

Kasat juga menegaskan, Jhonny dan Fab Kong tidak memiliki pertemanan dunia nyata, hanya sebatas pertemanan antarakun di Facebook.

“Dia bukan warga Mempawah, belum pernah ke Mempawah, tidak pernah berteman dengan Fab Kong, hanya di Medsos,” tutup Denny./rls/ari mpw.

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *