BINDA Kalbar Targetkan Vaksinasi Menyasar 2.500 Orang di Kabupaten Kapuas Hulu

 

POSTKOTAPONTIANAK.COM

KAPUAS HULU – Vaksinasi Badan Intelijen Negara Daerah (BINDA) Kalbar di Kabupaten Kapuas Hulu menjangkau masyarakat pedesaan. Sepanjang Desember 2021 ini, BINDA Kalbar menargetkan vaksinasi menyasar 2.500 orang di daerah tersebut.

“Sasaran vaksinasi di Kabupaten Kapuas Hulu di bulan Desember 2021 ini ditargetkan sebanyak 2.500 orang. Mudah-mudahan capaiannya bisa maksimal,” harap Kabinda, Brigjen Pol Rudy Tranggono, Jumat (17/12/2021).

 

Gerakan Global Media Siber

Kapolri Tekankan Itwasum Polri Harus Jadi Wasit Tegas yang Tak Ragu Keluarkan Kartu Merah

 

 

Kabinda mengungkapkan, pelaksanaan vaksinasi di Kabupaten Kapuas Hulu telah dilaksanakan sejak beberapa waktu lalu. Kegiatan terselenggara berkat kerjasama BINDA Kalbar Posda Kapuas Hulu dengan pemerintah daerah dan satgas setempat.

“Kegiatan dimulai di Desa Mujan dan Desa Nangka Betung, Kecamatan Boyan Tanjong. Kemudian, dilanjutkan lagi di sejumlah daerah lainnya di Kapuas Hulu,” ungkap Kabinda.

 

Polresta Tangerang Bongkar Sindikat Jaringan Internasional Perdagangan Orang

 

 

Kabinda berharap seluruh agenda kegiatan vaksinasi di Kabupaten Kapuas Hulu berjalan lancar dan terlaksana dengan baik. Sehingga, capaian vaksinasi maksimal menjangkau seluruh masyarakat yang membutuhkan pelayanan vaksinasi.

 

Aroma Menyengat di Duga Ada Kepentingan Lain Dibalik Pansus DPRD Kabupaten Mempawah

 

“Per 16 Desember 2021, capian vaksinasi di Kabupaten Kapuas Hulu rata-rata 43,01 persen dengan jumlah sasaran sebanyak 180.327 orang. Vaksinasi dosis pertama sebesar 54,73 persen, dan dosis kedua 31,28,” bebernya.

 

 

Terkait momentum Natal dan Tahun Baru (Nataru), Kabinda menghimbau seluruh masyarakat Kabupaten Kapuas Hulu agar mengurangi mobilisasi atau bepergian keluar daerah. Tujuannya, untuk mencegah terjadinya penularan Covid-19 yang saat ini mengancam dengan adanya varian baru Omicron.

 

 

“Kami menghimbau dan mengingatkan masyarakat agar mematuhi anjuran pemerintah. Taat dan disiplin menerapkan protokol kesehatan (prokes) dengan maksimal dan penuh tanggungjawab,” pungkasnya.

 

 

 

Semntara itu, Kades Mujan Taufik mengtakan bahwa saat ini masyarakat sudah mengerti dan sudah mulai mengikuti apa yang di ajurkan pemerintah. Permasalahannya masyarakat bukan tidak mau di vaksin, namun saya kira stok vaksin saat ini tidak menyukupi.

“Masyarakat Desa Mujan sudah ikut ajuran pemerintah terkait kewajiban untuk melakukan vaksinasi. Mudah dalam waktu dekat ini vaksinasi di desa kami mencapai target apa yang telah ditentukan pemerintah.” ungkap Kades Mujan./*

( Faisal/rls ).

Publish Udin Subari.


Write a Reply or Comment

Your email address will not be published.