Bikin Laporan Palsu, Warga Putussibau Jadi Tersangka

KAPUAS HULU– POSTKOTAPONTIANAK.COM !! Kalah main judi online sebesar Rp 30 juta, membuat AT nekad datang ke Polres Kapuas Hulu, dengan membuat laporan palsu. Dihadapan penyidik AT mengaku menjadi korban perampokan dengan kekerasan pada Selasa (9/2) pukul 23.00.  Satuan Reserse Kriminal Polres Kapuas Hulu merasa ada yang janggal atas laporan AT.

Ilustrasi
Ilustrasi

Akhirnya polisi pun turun di TKP yakni di kediaman AT di Jalan A. Dogom Kelurahan Hilir Kantor Putusibau Utara.

Setelah diperiksa intensif oleh penyidik dengan mencocokan bukti serta pengakuan AT,  akhirnya terungkap jika laporan atas perampokan itu hanyalah rekayasa. Dia mengakui jika laporan polisi yang ia buat pada Rabu (10/02) hanya untuk menutupi  kalau uang  Rp 30 juta bukannya dirampok melainkan ikut judi online.  Uang yang digelapkan tersangka itu merupakan uang milik OMK senilai Rp 30 juta.

Kapolres Kapuas Hulu AKBP Sudarmin menyatakan akan memproses pelaku laporan palsu. “Pelapor memberikan laporan palsu, kasusnya tetap kami proses,”tutur Kapolres Kapuas Hulu AKBP Sudarmin seperti diberitakan Policenews Center.

Sikap tegas Polres Kapuas Hulu bukti bahwa hukum tidak boleh dipermainkan. “AT sebagai pelapor, kita jadikan tersangka atas laporan palsu,” tegasnya./red-PKP


Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *