Baru Bebas dari Penjara, PT FSL Pecat Ferry Tanpa Pemberiahuan

POSTKOTAPONTIANAK.COM ! KUBU RAYA-Sudah jatuh ketimpa tangga, ungkapan yang pas untuk seorang warga Batu Ampar Darat Kubu Raya, keluar dari Penjara Ferry diberhentikan begitu saja oleh manajemen tempat ia bekerja, PT Fajar Saudara Lestari (FSL).

M.Amin_21Ferry bin Syukur (37) yang baru bebas dari penjara usai menjalani masa tahanan selama 2 bulan, terkejut saat masuk kerja ternyata ia sudah dipecat. Pemberhentian karyawan bagian humas itu dilakukan secara lisan tanpa ada surat pemberitahuan.

Tidak terima dengan tindakan semena-mena Perusahaan Perkebunan Sawit yang berlokasi di daerah Cabang Andok Kecamatan Batu Ampar itu, Ferry melaporkan kejadian yang dialaminya ke Dinas Tenaga Kerja Kubu Raya.

Menindaklanjuti laporan Ferry, Jum’at (04/06) Kabid Pengawasan Tenaga Kerja M. Amin, melayangkan surat panggilan kepada Pimpinan PT FSL yang berkantor pusat di Jalan Pahlawan No. 41 tersebut, untuk melakukan mediasi.

Senin (08/06) Mediasi dilakukan, PT FSL yang diwakili manajernya Steven, menjelaskan alasan mereka memberhentikan Ferry.

Ferry dianggap telah melanggar Pasal 160 yang merupakan pelanggaran berat bagi karyawan. Pihak PT FSL menegaskan mereka tidak akan menerima Ferry kembali sebagai karyawan.

Setelah mendengar keterangan dari kedua belah pihak, dengan berbagai pertimbangan M. Amin sebagai Pengawas Tenaga Kerja, minta PT FSL membayar gaji Ferry selama ia menjalani proses hukum hingga dipenjara, sebesar Rp. 10.600.000.

Pihak PT FSL minta waktu 1 minggu untuk memberikan jawaban atas putusan mediasi itu./dhany satrio


Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *