Babinsa Kodim 1011/Klk Dampingi Pembudidaya Ikan di Desa Talikung Punai

Kapuas, Rabu (10/4/19) – Tidak hanya melaksanakan pendampingan pada petani, Babinsa Koramil 1011-06/Palingkau juga melaksanakan pendampingan pada pembudidaya ikan di Desa Talikung Punai, Kecamatan Kapuas Murung, yang saat ini membudidayakan ikan Papuyu dan Patin, ikan ini biasa berkembang biak secara alami hampir di semua alam yang ada di pulau Kalimantan.

Tersebut disampaikan Komandan Kodim 1011/Klk Letkol Kav Bambang Kristianto Bawono, S.I.P., yang diterima media melalui rilis tertulis pada hari ini di Kapuas. Disampaikannya juga, kegiatan para babinsanya ini merupakan salah satu program pembinaan teritorial di wilayah desa binaan.

“Juga bertujuan untuk membantu kesulitan dan memberi solusi apabila ada kendala pada masyarakat diwilayahnya,” ujar Dandim 1011/Klk, Letkol Kav Bambang Kristianto Bawono, S.I.P.

Salah satu pembudidaya ikan, Bapak Yadi mengucapkan terimakasih dengan adanya Babinsa di desanya. Pembudidaya ikan merasa terbantu dengan adanya patroli rutin yang dilakukan Babinsa bersama masyarakat di sekitar kolam selain aman dari pencurian juga aman dari hewan berang-berang yang suka memakan ikan.

“Selain itu juga mengajari kami dalam membuat saluran air dengan sistem buka tutup, sehingga memudahkan untuk mengkontrol air kolam saat musim hujan,” ucapnya.

Dijelaskan juga, untuk membudidayakan ikan Papuyu dan Patin bagusnya pada kolam yang berukuran 25 m x 70 m dengan kedalaman 1,5 m s.d 2 m , untuk kedalaman air 40 cm s.d 50 cm.

Sedangkan untuk untuk benih ikan papuyu sebaiknya yang sudah berumur 3 minggu. Sebelum bibit dimasukan untuk kolam terlebih dahulu harus dikeringkan selama 3 hari, lalu diisi air dan ditaburi kotoran ayam, setelah ditaburi kotoran ayam didiamkan selama 1 hari baru diisi benih ikan.

“Untuk masa pembesaran atau pemeliharaan diperlukan kurang lebih 8 bulan baru ikan siap panen,” katanya.

Sedangkan Babinsa Koramil 1011-06/Palingkau mengatakan, dalam budidaya ikan Papuyu dan Patin sangat sedikit sekali kendala yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangbiakannya. “Sehingga relatif mudah dalam perawatannya, ujar Serda Hermansyah. (Pendam XII/Tpr)


Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *