Antisifasi Isu SARA,Pemkab Keluarkan Himbauan untuk Camat

POSTKOTAPONTIANAK.COM ! SEKADAU-Masih ramainya pembicaraan dimasyarakat mengenai kasus berbau SARA di Papua dan Bantul-Jogyakarta,membuat Pemerintah Daerah Kabupaten Sekadau mengambil langkah antisifasi segera.

AKBP Muslikhun./ms
AKBP Muslikhun./ms

Melalui penyuratan oleh Bupati Kabupaten Sekadau kepada para camat di tujuh kecamatan,diharapkan langkah ini mampu menjadi tembok penghalang bagi isu-isu yang dapat memprovokasi kehidupan umat bergama di Kabupaten Sekadau.

Didalam surat bernomor No : 300 /BPMKBPD-C dan bersifat Penting/Segera tersebut tertulis, Menyikapi isu SARA yang berkembang akhir-akhir ini yang dimuat di media massa baik cetak maupun elektronik,terutama peristiwa yang terjadi di Kabupaten Tolikara-Papua. Kejadian tersebut telah banyak menyita perhatian,serta memperhatikan bagi kita semua, khususnya umat beragama di Indonesia.

Sehubungan dengan peristiwa tersebut,dimohon bantuan saudara (para Camat)  agar melakukan koordinasi dengan aparat setempat,para tokoh-tokojh adat,tokoh masyarakat,tokoh agama dan tokoh pemuda untuk bersama-sama menghimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak mudah terpancing provokasi yang dapat mengarah pada tindakan anarkis yang berujung pada konflik SARA,sehingga tidak menodai sikap toleransi yang selama ini sudah terjalin dengan baik antara sesama umat beragama. Surat ini ditembuskan kepada, Gubernur Kalimantan Barat serta Bupati Sekadau.

Sementara itu, AKBP.Muslikhun.Kapolres Sekadau dikonfirmasi menyatakan bahwa pihaknya sudah memberikan himbauan kepada para tokoh agama dan masyarakat guna mengantisifasi isu yang dapat memancing amarah masyarakat terkait insiden SARA di Tolikara-Papua dan Bantul.

“Langkah yang diambil dengan melakukan pendekatan kepada para tokoh agama di Kab.Sekadau utuk memberikan informasi dan arahan kepada masing-masing umat bergama agar tidak terpancing isu atau terprovokasi dengan kejadian SARA di Tolikara dan Bantul,” ungkapnya.

Ia juga mengaku sudah memerintahkan kepada seluruh Polsek-polsek di Kabupaten Sekadau untuk melakukan melakukan monitoring di wilayah masing-masing dan melakukan patroli rutin di rumah-rumah ibadah sebagai upaya prefentif adanya tindakan oleh oknum yang dapat memprovokasi masyarakat. (mus)

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *