Anita Kasat Lantas Polres Kapuas Hulu

PostKota Pontianak.com

PUTUS SIBAU– Wanita yang mempunyai dua orang anak ini, merupakan lulusan Akpol tahun 2008 di Semarang, lahir di Tanggerang, 11 maret 1987. Untuk yang pertama kalinya di jajaran Polda Kalimantan Barat. Menugaskan Polisi Wanita (Polwan) menjabat sebagai Kasat Lantas Polres Kapuas Hulu Polwan AKP Magdalena Anita Sitinjak ini mengantikan Kasat Lantas sebelumnya yaitu AKP Taufan yang saat ini sedang mengikuti pendidikan sejak tanggal 20 Januari 2015.

AKP Magdalena Anita Sitinjak.(tm wj)
AKP Magdalena Anita Sitinjak.(tm wj)

“Dimana jajaran Polda Kalbar, saya Polwan pertama kali yang menjabat sebagai Kasata Lantas, dan Saya di tugaskan di Polres Kapuas Hulu,”ungkap Kasat Lantas Polres Kapuas Hulu AKP Magdalena Anita Sitinjak kepada Wartawan diruang kerjanya, Rabu (18/02-2015).

Jabatan yang baru diembannya saat ini, Anita bertekad untuk meningkatkan kesadaran masyarakat untuk peduli terhadap keselamatan saat mengemudi kendaraan serta tertib lalu lintas.

Bahkan saat ini, pihaknya sedang melaksanakan program aski keselamatan tahap ke-3 untuk menuju indonesia tertib lalu lintas bersatu keselamatan nomor satu. Setiap bulannya ada kegiatan tematik.

Dijelaskan Anita, dalam program tersebut untuk tahap pertama, Bulan Januari-Feberuari diwajibkan bulan tertib marca jalan dan rambu lalu lintas. Bulan Maret-April bulan tertib penggunaan helm SNI. Sabuk keselamatan dan kelengkapan pengemudi dan Ranmor. Bulan Mei-Juni, bulan tertib tidak berhenti disembarang tempat, dan tata cara pemuatan barang yang tidak sesuai ketentuan.

Lebih lanjut diriny memaparkan, untuk bulan Juli-Agustus bulan tertib tidak parkir liar dan bongkar muatan tidak pada tempatnya. Bulan September-Oktober bulan tertib tidak melawan arus dan tidak mengendarai roda dua lebih dri dua orang, sedangkan untuk Bulan Nopember-Desember, bulan tertib tidak menggunakan hp saat mengemudi.

Anita pun menilai untuk di Kabupaten Kapuas Hulu kesadaran masyarakat menjaga keselamatan dan tertib lalu lintas masih kurang, sehingga program tersebut diharapkan dapat menumbuh kembangkan akan pentingnya menjaga keselamatan dan mentaati aturan berlalu lintas saat mengemudi kendaraan.

“Jika Saya lihat masyarakat di Kapuas Hulu menggunakan helm karena takut dengan polisi,takut ditilang, tetapi bukan karena keselamatan, padahal banyak kejadian kecelakaan yang bisa merengut nyawa hingga meninggal, masyarakat masih belum sadar akan hal itu,”ujarnya.

Oleh karenanya, Anita  menghimbau agar masyarakat senantiasa meningkatkan kesadaran berlalu lintas, sebab keselamatan merupakan hal yang sangat-sangat penting. ” Untuk itu kami akan melaksanakan sejumlah kegiatan baik itu sosialisasi kesekolah-sekolah, kami juga akan melaksanakan razia-razia, ini semua bertujuan agar masyarakat sadar pentingnya keselamatan saat mengemudi kendaraan,”tegasnya.(timo wj)