Anggota Komisi III DPP RI Kunker ke Lapas 2A Pontianak Kalbar

Trimedya Panjaitan SH,MH./ dri
Trimedya Panjaitan SH,MH./ dri

POSTKOTAPONTIANAK.COM ! PONTIANAK- Angota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPPRI) dari Komisi Tiga yang di ketuai Trimedya Panjaitan SH,MH melakukan kunjungan kerja ke Lapas kelas 2 A di JL Adisucipto kecamatan Sungai Raya Kalimantan Barat,rombongan Anggota Dewan yang ber jumlah 14 orang ter diri dari unsure ,Kemenkum Dan HAM Repulik Indonesia,Kejaksaan Agung,Mahkamah Agung,Kepolisian dan DPPRI,tiba di Lapas kelas 2 A sekitar pukul 04 wib yang di kawal kepolisian Polda Kalbar di sambut dengan tabuhan Hadrah Has Kalimantan Barat,senin 04/05 ,selanjutnya rombongan komisi tiga melakukan pengecekan ke beberapa ruang Lembaga Pemasyarakatan dan Blok-Blok di wilayah Lapas,yang di dampingi kepala Kalapas kelas 2A Pontianak Sunarto ,B,BC,IP,Sh ,Kepala Kemenkum Dan Hak Asasi Wilayah Kalimantan Barat MJ, Baringbing Sh,Hum Dan jajaran pegawai Kemenkum Dan Asasi Wilayah Kalimantan Barat.

Dari kunjungan kerja Anggota DPPRI kali ini di Kelasa 2A ada hal yang menarik Wakil ketua Komisi Tiga Trimedya menerima surat yang ber tuliskan tangan dari salah satu penghuni Kalapas, surat ter sebut ada 3 lembar sepertinya surat ter sebut sudah khusus di persiapkan untuk di berikan kepada Wakll Ketua Komisi Tiga,setelah puas rombongan melakukan pengecekan ke beberapa Blok tahanan para penghuni Lapas Trimedya yang sempat di wawancara oleh media mengatakan OVER LOUD Lapas bukan hanya ter jadi di Kalimantan Barat namun di seluruh Indonesia Dari hasil Kunjungan Kerja ini akan menjadi pembahasan Komisi tiga di dalam rapat nanti ujar nya.

Terpisah kepala Kalapas kelas 2A Pontianak Sunarto ,mengatakan para tahanan lembaga pemasyarakatan selalu di lakukan pembinaan dengan keterampilan yang nantinya ketika para tahanan sudah bebas dan kembali ke masyarakat mereka bisa hidup ber wiraswasta ,dan tidak lagi ber buat yang salah baik yang di larang Undang-Undang ataupun Hukum agama,keterampilan yang di ajarkan kepada para napi,ada membuat Tikar dari kayu,membuat makanan ringan,dan ber kebun dengan pola yang moderen ada juga yang kita ajarkan beternak ikan,sementara untuk penghuni kalapas saat ini ada 703 tahanan padahal seharusnya lapas ini kapasitasnya hanya untuk 500 orang,semoga dengan adanya kunjungan DPPRI dari komisi tiga ini ,nantinya ada perhatian untuk penambahan ruang tahanan atau mungkin di bangun nya ruang tahanan untuk wanita atau ruang tahanan khusus narkoba pungkas nya./dri


Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *