Anggota Komisi C DPRD Sekadau tinjau gedung SMAN 1 Nanga Taman

POSTKOTA PONTIANAK.COM

SEKADAU-Tren blusukan yang dipopulerkan oleh Presiden Jokowi rupanya menjangkit ke daerah-daerah. Menariknya, tak hanya ebajat eksekutif saja yang mulai gemar blusukan, anggota-anggota DPR pun ikut doyan turun ke lapangan langsung. Seperti yang dilakukan oleh anggota Komisi C DPRD Kabupaten Sekadau, Selasa (6/1/2015).

Herman A Bakar-yhyEnam (6) orang anggota komisi C yang membidangi sektor pendidikan, kesehatan dan sosial turun ke Kecamatan Nanga Taman. Mereka adalah Paulus Subarno, Markus, Muslimin, Damre Sepejo, Herman A Bakar dan Servasius Selasio. Blusukan atau kunjungan kerja tersebut dipusatkan di SMAN 1 Nanga Taman.

Kedatangan mereka disambut Camat Nanga Taman Afronius Akim Sehan serta Kepsek SMAN 1 Nanga Taman, Saleh beserta seluruh dewan guru. Hadir pula Kabid Dikmen Dinas Dikpora Kabupaten Sekadau Hj. Utin Diana Kumala.

Menurut ketua Komisi C, Paulus Subarno, kunjungan kerja tersebut merupakan salah satu implementasi fungsi-fungsi DPRD, salah satunya fungsi pengawasan. Momen tersebut sekaligus untuk menjalin silaturahmi dan mendengarkan aspirasi di Nanga Taman, utamanya tentang dunia pendidikan.

“Kalau ada hal-hal yang bisa kita bahas bersama, sampaikan saja. Misalnya soal bangunan sekolah, fasilitas, tenaga pengajarnya, siswa, dan sebagainya. Nanti usulannya kami sampaikan dan bahas dengan eksekutif dalam forum rapat kerja,” ujar Barno mengawali pertemuan.

Hal senada disampaikan Markus, anggota komisi C lainnya. Markus menjanjikan, usulan-usulan yang disampaikan akan segera dibahas dalam forum rapat bersama mitra kerja komisi C sesegera mungkin.
“ Kami akan rapat dengan mitra kerja, termasuk dinas Pendidikan. Jadi usulan bapak ibu akan langsung kami bahas. Apalagi disini hadir ibu Kabid dari Dinas Dikpora. Nah, biar usulan bapak ibu langsung didengar, besok baru kami berembuk,” janji Markus.

Momen tersebut dimanfaatkan guru-guru SMAN 1 Nanga Taman untuk menumpahkan isi hati mereka. Setiap usulan yang disampaikan langsung dijawab oleh anggota DPRD dan perwakilan Dinas Dikpora yang hadir. Salah satunya seperti yang disampaikan Kepala SMAN 1 Nanga Taman, Saleh.
Menurut Saleh, sekolahnya masih memerlukan ketersediaan sarana prasarana penunjang kegiatan belajart mengajar seperti instalasi listrik serta peralatan audio visual.

“Disini sering mati lampu, jadi proses belajar mengajar cukup terganggu juga. Kalau bisa kami ingin supaya dibantu instalasi listrik atau mesin generator. Selain itu, mungkin perlu juga diperhatikan soal bangunan untuk ruangan konseling. Disini guru BK masih numpang di ruangan UKS,” tutur Saleh.
Di tempat yang sama, Camat Nanga Taman Afronius Akim Sehan menyambut kedatangan anggota DPRD Sekadau di Nanga Taman. Ia berharap, momen tersebut dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat untuk menyampaikan keluh kesahnya.

“ Dan kita harapkan apa yang disampaikan dapat ditampung dan ditindaklanjuti oleh rekan-rekan di DPRD. Terutama tentang dunia pendidikan. Karena saya dengar Nanga Taman merupakan salah satu daerah dengan angka putus sekolah yang masih tinggi. Ini menjadi pemikiran kita bersama dan mudah-mudahan kedepan ada solusi yang bisa diambil,” ucap Afron. Usai dialog, anggota komisi C menyempatkan diri meninjau gedung  dan fasilitas SMAN 1 Nanga Taman. (Yahya iskandar)


Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *