Andi Ingatkan IBH Jangan Jinji Manis Pada Masyarakat

PKP ! KOTA DEPOK — Pimpinan Yayasan Amal Sholeh, Andi Mansyur menerangkan, bahwa dirinya besama temen-temen mahasiswa di Sulawesi Tenggara, mendirikan Yayasan

pada tahun 1997 tersebut, bertujuan untuk pendidikan, sosial dan dakwah. Saya adalah ayah dari 6 orang anak bersama istrinya Syafriani dokter Gigi, bahwa memberikan suport tanpa pamrih pada dirinya. Jadi, masih adakah seorang ibu yang rela di tinggal di lingkungan yang masih identik dengan hutan bila saya berkeliling berdakwah.

“Artinya, tanpa peran istri saya tidak ada apa-apanya, saya tidak berarti apa-apa. Dari situlah makna membangun sebuah rumah tangga. Bahkan, mampu membangun bukan hanya untuk kepentingan keluarga, akan tetapi kami juga mampu menyumbangkan tenaga, pikiran, harta bahkan nyawa. Karena, saya kerap kali menyusuri darat yang terjal, sungai yang dalam, laut dan udara untuk mensosialisasikan nilai nilai kebaikan,” ucap Andi, kepada pewarta Sabtu (11/7), dikedimanannya diwilayah Mampang Depok, Jawa Barat.

Dia menyebutkan, bahwa dirinya bukan hanya berceramah keliling tapi juga mampu mengadvokasi jalan ekonomi, pertanian, pendidikan, transportasi dan olah raga bagi masyarakat di Sulawesi Tenggara. Bahkan juga mampu melahirkan SDM-SDM lokal yang kini menjadi menajabat negara yang sudah berperan baik di Legislatif maupun sebagai kepala daerah.

“Jadi, saya juga sempat mendaftar Bakal Calon Walikota, Bupati dan Wakil Gubernur. Namun gagal, tapi wajar karena dirinya adalah anak kelahiran Betawi. Namun perlu dicatat adalah sejarah ketika putra Betawi mampu menerobos ke-wilayah sebrang, untuk turut serta membangun peradaban nasional. Namanya juga anak Betawi jarang sekali menjadi perantau di negeri orang,” papar Andi.

Andi bercerita, bahwa pada tahun 1998 lalu mendirikan partai PKS, dan tidak disangka akhirnya PKS berkibar di sana. Kemudian, seiring berjalan dengan waktu PKS sudah banyak kader-kader pendukung nya. Bahkan, pada tahun 2004-2009, saya menjadi anggota Legislatif di Sulawesi Tenggara.

“Jadi, setelah saya terpilih menjadi anggota Dewan Provinsi Sulawesi Tenggata, saya menyerahkan kepemimpinan partai kepada kadernya. Untuk selanjutnya, setelah 2 periode dilapuainya menjadi dewan, dan ketika jabatan sudah tidak disandangnya lagi saya berkonsentrasi penuh dalam kedewasaan. Pada akhirnya, saya terpilih sebgai Ketua MPW selama 2 periode (10 tahun) dan kini sebagai Ketua Dewan Syariah Wilayah Provinsi Sulawesi Tenggara,” ujar Andi.

Ketika ditanya kedekatannya dengan Bakal calon (balon) Walikota Depok Imam Budi Hartono (IBH) dari PKS. Andi mengakui, bahwa dirinya sangat dekat, bahkan sejak mahasiswa ia berdua menjadi teman diskusi. IBH orang nya santun, humoris dan smart. Bahkan, Imam selalu mengingatkan saya, ketika jadi orang penting jangan sombong dan harus selalu peduli sama orang lain.

“Artinya, IBH bisa marah jika melihat ada orang yang terzholimi, dia akan marah besar. Bukan itu saja, kami sangat kompak satu sama lain, kemana mana berdua boncengan pakai motor. Jadi, pada tahun 1992/3 lalu, kami sering mengkaji tentang Depok ini. Kami selalu memikirkan bagaimna Depok bisa berkembang. Singkat cerita rupanya Allah SWT betul memberikan amanah kepada dua orang itu di tempat yang berbeda,” ungkap Andi.

Andi juga berharap kepada IBH jika ditakdir kan untuk mempimpin Kota Depok, harus ada perubahan yang berarti bagi warga Depok jangan sebagai Slogan semata, jangan hanya janji-janji akan tetapi harus dibuktikan dengan nyata kepada masyarakat Depok. Sebab, sudah banyak pejabat ketika belum jadi membuat janji manis kepada warga pendukungnya. Tapi ketika sudah jadi,
janji-janji manis itu tinggal kenangan belaka.

“Maka dari itu, segalanya untuk menjadi pefect memang sulit tapi ketika sudah menjadi, dan menjabat di situlah kepiwaian kita diuji. Bahkan, dia harus bijak, santun, pandai mengelola konflik, smart dalam memproduktifkan SDM serta SDA yang ada. Dan yang terakhir dia juga harus seirama dengan partainya,” imbuhnya.

FALDI


Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *